SPONSORED

McLaren Dorong Mobil F1 Ramah Lingkungan Masa Depan

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
McLaren Dorong Mobil F1 Ramah Lingkungan Masa Depan TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

McLaren mempercepat pengembangan konsep mobil Formula 1 “circular” sebagai bagian dari strategi keberlanjutan jangka panjang tim. CEO McLaren Zak Brown menegaskan proyek tersebut menjadi salah satu fokus utama organisasi dalam mengurangi limbah produksi dan dampak lingkungan tanpa mengorbankan performa kompetitif di lintasan.

Konsep circular dalam konteks ini merujuk pada sistem produksi yang meminimalkan limbah dan memaksimalkan penggunaan kembali material di seluruh siklus pengembangan mobil balap. Bersama mitra teknologi Google dan Deloitte, McLaren telah menyusun roadmap pengembangan mobil F1 circular yang bertujuan mengubah cara desain, produksi, dan pemanfaatan ulang komponen dilakukan di era modern Formula 1.

Menurut McLaren, roadmap tersebut dirancang untuk menciptakan proses produksi yang mampu mengurangi dampak lingkungan pada setiap tahapan pengembangan mobil. Program ini juga menjadi bagian penting dari target sustainability Formula 1 yang terus diperketat seiring meningkatnya sorotan global terhadap jejak karbon industri motorsport.

Piastri Left Shocked by the Madness of Isle of Man TT
Read AlsoPiastri Left Shocked by the Madness of Isle of Man TT

Pada laporan sustainability 2025, McLaren mengungkapkan total limbah produksi mereka turun 14 persen dibanding tahun sebelumnya. Tim asal Woking itu juga berhasil mengurangi limbah berbahaya dari proses manufaktur komposit hingga 40 persen dibanding 2024.

ADVERTISEMENT

Selain itu, McLaren mempertahankan tingkat circularity sebesar 22 persen dalam produksi chassis mobil Formula 1 mereka. Proses tersebut mencakup penggunaan logam daur ulang, material berbasis bio, daur ulang limbah umum, serta pemrosesan ulang cairan berbahaya yang digunakan dalam produksi.

McLaren juga mulai mengevaluasi ulang jenis material yang selama ini umum digunakan dalam desain dan manufaktur mobil Formula 1. Langkah tersebut dianggap penting karena industri F1 modern sangat bergantung pada material komposit berperforma tinggi yang umumnya memiliki proses produksi intensif energi dan sulit didaur ulang.

Di luar pengembangan mobil balap, program McLaren Accelerator juga terus diperluas melalui kerja sama dengan Great Barrier Reef Foundation. Sejak 2023, McLaren mengembangkan teknologi bernama OSCAR (Operational System for Coral Assembly and Restoration) untuk membantu proses restorasi terumbu karang.

ADVERTISEMENT

Teknologi berbasis robotik tersebut mampu mempercepat proses produksi cradle terumbu karang dari 90 detik secara manual menjadi hanya 10 detik per unit. Kapasitas produksi juga meningkat dari sekitar 100 ribu menjadi lebih dari satu juta cradle per tahun. Sistem tersebut saat ini sedang diuji di Australia sebelum berpotensi diterapkan pada berbagai proyek restorasi terumbu karang global.

“Saat olahraga kami terus berkembang di seluruh dunia, semakin penting bagi kami untuk bekerja keras mengurangi dampak terhadap planet dan tekanan terhadap sumber daya global,” kata Brown.

“Sangat luar biasa melihat tim McLaren Accelerator menerapkan pengetahuan motorsport ke industri lain, dengan para engineer kami bekerja bersama ahli biologi laut untuk menemukan solusi restorasi karang. Saya juga sangat antusias dengan pekerjaan kami bersama Deloitte dan Google untuk membangun mobil Formula 1 yang sepenuhnya circular.”

ADVERTISEMENT

Inisiatif McLaren menunjukkan bagaimana Formula 1 kini semakin berkembang menjadi platform teknologi berkelanjutan di luar sekadar kompetisi balap. Dengan regulasi lingkungan yang terus meningkat dan tekanan terhadap efisiensi produksi global, proyek circular F1 car berpotensi menjadi arah baru industri motorsport dalam beberapa tahun mendatang.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU