Advertisement Sportrik
15s

Max Verstappen Akui Kesalahan di Insiden Kontroversial dengan Russell!

Max Verstappen Akui Kesalahan di Insiden Kontroversial dengan Russell!
Max Verstappen Akui Kesalahan di Insiden Kontroversial dengan Russell!

Drama memanas di Grand Prix Spanyol 2025! Max Verstappen, juara dunia empat kali, terlibat bentrokan kontroversial dengan George Russell, membuatnya terancam larangan balapan. Setelah awalnya ogah meminta maaf, Verstappen akhirnya mengakui kesalahannya via Instagram. Apa yang memicu insiden ini? Akankah Verstappen belajar dari kesalahan ini di Montreal? Simak analisis mendalam yang bikin penggemar F1 Indonesia tak bisa berpaling!



Four Arrested Over Robbery of Michael Schumacher’s Former Manager
Read AlsoFour Arrested Over Robbery of Michael Schumacher’s Former Manager

Pada lap 64 Grand Prix Spanyol, Verstappen dan Russell bersenggolan di Tikungan 5 setelah restart Safety Car. Red Bull memerintahkan Verstappen untuk mengembalikan posisi ke Russell setelah insiden di Tikungan 1, di mana Verstappen dianggap mendapat keuntungan dengan keluar lintasan. Namun, Verstappen tampak sengaja mempercepat dan menabrak sisi mobil Mercedes Russell. “Itu terasa disengaja,” kata Russell, menyebut manuver itu “tak perlu” dan merugikan Verstappen sendiri, yang jatuh dari P5 ke P10.



ADVERTISEMENT

FIA menjatuhkan penalti 10 detik dan tiga poin penalti pada superlisensi Verstappen, membuat total poinnya menjadi 11—hanya satu poin dari larangan balapan otomatis. Hukuman ini mencerminkan pandangan steward bahwa Verstappen “jelas menyebabkan tabrakan.” Nico Rosberg bahkan menyerukan diskualifikasi, menyebut aksi Verstappen sebagai “pembalasan yang disengaja.” Dengan dua balapan berikutnya di Kanada dan Austria sebelum poin penalti kadaluarsa pada 30 Juni, Verstappen harus ekstra hati-hati.



Awalnya, Verstappen menolak membahas insiden tersebut, bahkan menyindir Russell dengan berkata, “Bawa tisu lain kali.” Namun, sehari setelah balapan, ia mengakui kesalahan di Instagram: “Pilihan ban dan beberapa manuver setelah restart Safety Car memicu frustrasi saya, menyebabkan aksi yang salah dan seharusnya tidak terjadi.” Meski tidak meminta maaf langsung, pengakuan ini menunjukkan tekanan strategi Red Bull, terutama pemilihan ban keras, memengaruhi emosinya.


ADVERTISEMENT


Insiden ini memperpanas rivalitas Verstappen dan Russell, yang sudah memanas sejak Qatar 2024. Russell menyebut Verstappen “mengintimidasi” dan menudingnya tak bisa menghadapi tekanan. “Saya tidak akan membiarkan diri dibully,” tegas Russell. Sementara itu, Verstappen menegaskan fokusnya pada balapan, bukan drama. Dengan Russell kini memimpin Mercedes dan Verstappen tertinggal 49 poin dari pemuncak klasemen Oscar Piastri, duel mereka di Montreal akan jadi sorotan.



Jangan lewatkan kabar terbaru dari dunia F1! Pantau berita eksklusif, hasil balapan, dan drama di lintasan hanya di SPORTRIK.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU