Formula 1, Sportrik Media - Bos Red Bull Racing Laurent Mekies memperingatkan bahwa timnya belum berada di level yang sama dengan rival utama menjelang seri pembuka Formula 1 2026. Ia menyebut Mercedes, Ferrari, dan McLaren saat ini “cukup jauh lebih cepat”.
Pernyataan tersebut disampaikan Mekies saat tes pramusim di Bahrain International Circuit. Meski RB22 sempat disebut sebagai paket “kejutan” pada tes pertama di Sakhir, ia menegaskan bahwa performa sesungguhnya baru akan terlihat ketika musim dimulai di Melbourne.
Pada tes awal, Mercedes sempat dianggap favorit awal musim, bahkan mengindikasikan Red Bull berada di depan. Namun, pada tes kedua, RB22 yang dikendarai Max Verstappen dan Isack Hadjar terlihat lebih tenang dan mengalami beberapa kendala kecil.

“Kami melihat Mercedes sebagai tim tercepat saat ini,” ujar Mekies kepada media termasuk RacingNews365 dalam konferensi pers prinsipal pada hari terakhir pengujian.
“Seperti yang dikatakan Alan [Permane], ini masih permainan tebak-tebakan. Saya mempertanyakan tebakan kolega saya, tetapi saya juga tidak ingin ikut dalam permainan itu.
“Tetapi kami pikir Mercedes, Ferrari, dan McLaren — ketiganya mungkin cukup jauh lebih cepat dari kami saat ini.”
Sejumlah rival menduga Red Bull sengaja menurunkan performa unit daya Red Bull-Ford terbaru selama tes kedua. Namun, Mekies menolak anggapan bahwa timnya berada di posisi favorit seperti musim-musim sebelumnya.
“Saya tidak bisa mengatakan berapa besar selisihnya atau dalam urutan apa tepatnya, itu terlalu sulit. Tetapi itu perkiraan saya saat ini,” tambahnya.
“Perkiraan itu akan berubah ketika semua tim mengembangkan mobil mereka. Kami semua akan mulai mengoptimalkan apa yang kami miliki, dan situasinya akan bergerak lagi.
“Saya akan mengatakan bahwa kami pikir ketiga tim itu berada cukup jauh di depan semua orang.”
Pernyataan ini menunjukkan perubahan narasi dari Red Bull yang sebelumnya mendominasi era regulasi sebelumnya. Dengan regulasi 2026 yang membawa perubahan signifikan pada aerodinamika dan unit daya, keseimbangan kekuatan berpotensi bergeser di fase awal musim.
Menjelang Grand Prix Australia, posisi kompetitif Red Bull masih menjadi tanda tanya. Namun, seperti ditegaskan Mekies, dinamika pengembangan dalam beberapa bulan pertama akan menjadi faktor penentu apakah RB22 mampu menutup selisih terhadap trio rival utamanya.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!