SPONSORED

Asapi Leclerc di Kanada, Palmer Sebut Hamilton Tampil Menggila

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Asapi Leclerc di Kanada, Palmer Sebut Hamilton Tampil Menggila TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

Mantan pembalap Formula 1 yang kini menjadi pengamat top, Jolyon Palmer, melayangkan pujian setinggi langit atas performa agresif Lewis Hamilton pada gelaran Grand Prix Kanada akhir pekan kemarin. Palmer bahkan tanpa ragu menggunakan kata "menghancurkan" (*obliterated*) untuk menggambarkan bagaimana sang juara dunia tujuh kali tersebut sukses mengasapi rekan setimnya sendiri, Charles Leclerc, di lintasan Gilles Villeneuve.

Balapan di Montreal akhir pekan ini resmi tercatat sebagai penampilan terkuat Hamilton sejak memutuskan hijrah ke kubu Scuderia Ferrari pada awal musim lalu. Keberhasilannya mengamankan podium kedua tidak hanya menjadi raihan terbaiknya dalam balutan seragam merah ikonik Maranello, tetapi juga membuktikan efektivitas dari strategi persiapan balapnya yang unik.

Boikot Simulator, Hamilton Pilih Intim dengan Data Insinyur

Sama persis dengan taktik yang ia terapkan menjelang seri Tiongkok musim 2025 lalu, pembalap veteran berumur 41 tahun ini kembali memilih untuk memboikot penuh penggunaan perangkat simulator virtual. Alih-alih menghabiskan waktu di dalam kokpit digital, Hamilton memprioritaskan energinya untuk duduk berjam-jam bersama para insinyur balapnya guna membedah telemetri dan mempelajari dinamika data sasis secara mendalam. Keputusan berisiko ini terbukti berbuah manis, menyuntikkan rasa percaya diri dan aura kebahagiaan yang sangat masif sepanjang akhir pekan balapan.

Satu Tahun Jadi Ayah, Verstappen Curhat Sulitnya Tinggalkan Rumah
Baca JugaSatu Tahun Jadi Ayah, Verstappen Curhat Sulitnya Tinggalkan Rumah

Di mata Palmer, performa Hamilton di Kanada seolah memutar kembali jarum jam ke masa-masa kejayaannya. Ia tidak lagi terlihat frustrasi dalam memburu catatan waktu putaran (*lap time*) seperti yang kerap ia tunjukkan pada tahun-tahun terakhirnya bersama Mercedes. Berbicara dalam siniar resmi F1 Nation, Palmer menegaskan bahwa Hamilton tampil 100 persen menyatu dengan karakter mobilnya, menyuguhkan versi terbaik dirinya yang sudah sangat lama tidak disaksikan oleh publik jet darat dunia.

ADVERTISEMENT

Siksaan Radio Garasi: Leclerc Frustrasi Dihantam Tekanan

Sejak pertama kali menapakkan kaki di Maranello, menyamai ritme kecepatan Leclerc selalu menjadi tugas yang sangat berat bagi Hamilton. Namun di Kanada, situasi politik sirkuit berbalik 180 derajat. Leclerc dibuat tidak berdaya dan gagal total mengimbangi *pace* murni yang ditunjukkan oleh sang megabintang Inggris. Ketertinggalan masif ini memicu kemarahan besar Leclerc di dalam kokpit, di mana ia sempat mengamuk melalui radio tim saat diinformasikan mengenai catatan waktu impresif yang diraih Hamilton.

Palmer membeberkan bahwa tekanan psikologis yang diberikan Hamilton sukses membuat mental pembalap asal Monako tersebut runtuh di tengah balapan. Leclerc bahkan mendeskripsikan akhir pekan di Kanada sebagai seri terburuk sepanjang karier balapnya, dan melarang keras insinyur balapnya untuk berbicara sepatah kata pun di radio hingga bendera finis berkibar. Pergeseran peta kekuatan internal ini diprediksi akan menjadi titik balik krusial yang mengubah dinamika persaingan perebutan status pembalap nomor satu di dalam garasi Ferrari ke depan.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU