Formula 1, Sportrik Media - Lando Norris dan George Russell mengikuti jejak Max Verstappen dengan menjajal lintasan legendaris Nordschleife di Nürburgring dalam rangka tes ban Pirelli.
McLaren dan Mercedes berpartisipasi dalam pengujian ban kering selama dua hari pada 14–15 April, menandai kembalinya aktivitas Formula 1 di Nürburgring setelah terakhir kali menjadi tuan rumah Grand Prix Eifel pada 2020. Tes ini berlangsung di tengah jeda lima pekan kalender F1 akibat pembatalan seri Bahrain dan Arab Saudi.
Selain menjalankan program pengujian di sirkuit Grand Prix modern, Norris dan Russell memanfaatkan kesempatan untuk merasakan Nordschleife, lintasan sepanjang 20,8 kilometer yang dikenal sebagai salah satu trek paling menantang dalam sejarah motorsport.

Nordschleife memiliki tempat khusus dalam sejarah Formula 1 sebelum akhirnya ditinggalkan setelah kecelakaan serius yang dialami Niki Lauda pada 1976. Sejak itu, lintasan tersebut lebih dikenal sebagai arena balap ketahanan dan GT.
Verstappen sendiri telah aktif berlaga di Nordschleife sejak debutnya di kelas GT3 pada 2025, termasuk kemenangan di ajang NLS2 sebelum kemudian didiskualifikasi akibat pelanggaran teknis. Ia juga tengah mempersiapkan partisipasi dalam balapan 24 Hours of Nürburgring.
Russell mengungkapkan bahwa pengalaman mengemudi di Nordschleife memberikan kesan mendalam, terutama karena karakteristik lintasan yang berbeda dari sirkuit modern Formula 1.
“Saya sangat menikmati mengemudi di sirkuit Grand Prix pagi ini. Saya sangat menyukai Nürburgring,” ujar Russell.
“Saya juga melakukan beberapa lap di Nordschleife. Saya benar-benar menyukainya. Ini adalah sirkuit klasik dengan karakter lama.”
Ia juga menambahkan harapannya untuk melihat kembalinya balapan Formula 1 di Jerman, yang saat ini tidak lagi menjadi bagian dari kalender kejuaraan.
“Saya ingin kembali balapan di sini suatu hari nanti. Saat ini tidak ada balapan di Jerman, dan dengan Mercedes, tentu akan menyenangkan jika kembali ke kalender,” tambahnya.
Tes ini tidak hanya menjadi bagian penting dari pengembangan ban untuk regulasi masa depan, tetapi juga menghidupkan kembali hubungan Formula 1 dengan salah satu sirkuit paling ikonik dalam sejarah. Dengan meningkatnya aktivitas di Nürburgring, peluang kembalinya Jerman ke kalender F1 kembali menjadi topik yang relevan dalam dinamika kejuaraan global.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!