Akhir pekan yang menjanjikan bagi Zonta van den Goorbergh harus berakhir dengan pahit di Lusail International Circuit. Pembalap dari Momoven Idrofoglia RW Racing Team ini terpaksa mengakhiri balapan lebih awal setelah terlibat insiden tabrakan pada putaran ke-13.
Situasi bermula ketika Van den Goorbergh sedang berjuang sengit di barisan tengah untuk memperebutkan posisi poin. Secara tiba-tiba, ia disenggol oleh Deniz Oncu, yang mengakibatkan dirinya terjatuh dari motor. Meskipun pengawas balapan segera memberikan penalti Long Lap kepada Oncu atas tindakannya, keputusan tersebut tidak dapat mengubah nasib sial yang menimpa Van den Goorbergh.
Pembalap asal Belanda tersebut mengungkapkan kekecewaan mendalam atas insiden yang merusak momentumnya. "Saya benar-benar ditabrak hingga terjatuh dari motor, dan balapan saya pun berakhir seketika di sana. Setelah kejadian, saya merasakan sakit yang cukup hebat, namun untungnya tidak ada cedera serius yang dikhawatirkan," ungkapnya setelah sesi balapan berakhir.

Hasil ini tentu menjadi pil pahit, mengingat Van den Goorbergh sempat menunjukkan peningkatan performa yang solid sejak sesi kualifikasi. Ia berhasil menembus Q2 setelah melalui perjuangan keras di Q1, meski akhirnya harus memulai balapan dari posisi ke-18 akibat penalti grid. Upaya untuk merangsek ke zona poin pun harus sirna akibat insiden tersebut.
Sementara itu, podium teratas Moto2 di Qatar berhasil diamankan oleh Daniel Holgado yang tampil dominan, diikuti oleh Ivan Ortola dan Alex Escrig. Dengan hasil gagal finis ini, perolehan poin Van den Goorbergh tertahan di angka 14, menempatkannya di posisi ke-25 dalam klasemen sementara. Kini, ia akan fokus memulihkan kondisi fisik selama masa jeda sebelum menghadapi dua seri penutup musim 2026 yang krusial.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!