Advertisement Sportrik
15s

Jonathan Rea: Merasa Seperti "Karakter Game yang Akan Mati" Sebelum Pensiun WorldSBK 2025

Jonathan Rea: Merasa Seperti "Karakter Game yang Akan Mati" Sebelum Pensiun WorldSBK 2025
© GettyImages

WorldSBK, Sportrik Media – Legenda enam kali juara dunia, Jonathan Rea, mengungkapkan bahwa keputusan pensiun dari balap full-time WorldSBK membuatnya merasa seperti "karakter dalam game yang akan mati". Pernyataan ini disampaikan pada konferensi pers sebelum ronde final 2025 di Jerez.

Jonathan Rea mengumumkan pensiun di tengah musim 2025, setelah satu setengah tahun bersama Pata Yamaha WorldSBK Team. Periode ini hanya menghasilkan satu podium di Superpole Race Donington Park serta satu pole position di Assen basah – pencapaian minim bagi pemegang rekor 119 kemenangan balap.

Meski yakin dengan keputusan, Jonathan Rea mengakui adanya kekhawatiran tentang masa depan pasca-balap. Namun, aspek negatif seperti cedera berat dalam dua tahun terakhir membuat langkah mundur lebih mudah.

Iker Lecuona Admits Worst Feeling on Panigale V4 R at Phillip Island 2026
Read AlsoIker Lecuona Admits Worst Feeling on Panigale V4 R at Phillip Island 2026

“Saya menemukan keputusan ini datang cukup cepat, sebenarnya; saya merasa seperti karakter dalam game yang akan mati,” kata Rea di konferensi pers Jerez.

“Saya cukup khawatir dan sedih tentang itu, tapi saya sadar karakter itu masih akan hidup, tapi di game yang berbeda.”

Selain itu, Jonathan Rea menyampaikan rasa terima kasih mendalam kepada WorldSBK yang memberi segalanya dalam kariernya, meski juga mengambil banyak – termasuk kehilangan teman dan waktu di rumah sakit.

ADVERTISEMENT

“Terima kasih kepada Superbike, mereka telah memberi saya begitu banyak dalam karier, tapi juga mengambil banyak dari Anda,” tambahnya.

“Ada banyak momen sulit. Saya kehilangan teman, rekan, dan menghabiskan banyak waktu di UGD serta ruang rumah sakit, yang membuat keputusan mundur jauh lebih mudah. Saya menantikan hidup dengan tempo lebih lambat, menghabiskan waktu dengan keluarga, menikmati tantangan baru.

“Terima kasih tulus untuk segalanya, karena tanpa SBK serta semua tim dan kru teknis yang bekerja sama saya, saya hanya anak cepat di motocross atau motor biasa.”

Analisis mendalam menunjukkan transisi Jonathan Rea dari dominasi bersama Kawasaki ke perjuangan di Yamaha menjadi faktor kunci. Dominasi era 2015-2020 dengan enam gelar berturut-turut kontras dengan tantangan terbaru, termasuk cedera yang membatasi performa 2025.

 

ADVERTISEMENT

Dibandingkan rival seperti Toprak Razgatlioglu yang juara 2025 bersama BMW atau Nicolo Bulega di Ducati, Rea tetap legenda dengan rekor tak tergoyahkan: 119 kemenangan, 264 podium, dan enam titel.

Ronde final Jerez berakhir tanpa poin bagi Rea akibat kecelakaan dan cedera lutut, tapi tidak mengurangi warisannya. Prospek masa depan cerah dengan peran test rider di Honda untuk 2026, plus potensi wildcard serta balap endurance seperti Suzuka 8 Hours.

 

Pensiun ini menandai akhir era, tapi semangat Jonathan Rea akan terus hidup di paddock WorldSBK.

Kunjungi Sportrik.com untuk update WorldSBK terkini lainnya.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU