Sami Pajari menutup Jumat di WRC Finland 2026 pada posisi ketiga setelah masalah demister kaca depan membuatnya kehilangan waktu signifikan, tetapi pembalap Finlandia itu menegaskan perebutan kemenangan belum berakhir.
Pajari memulai loop sore dari posisi ketiga dengan selisih tepat delapan detik dari pimpinan reli. Ia langsung mencatat waktu tercepat pada special stage pembuka dan naik ke posisi kedua, hanya 5,4 detik di belakang rekan setimnya di Toyota, Sebastien Ogier.
Hujan deras kemudian mengubah kondisi di Saarikas. Pajari mencatat waktu tercepat ketiga dan bahkan memangkas selisih terhadap Ogier menjadi 3,3 detik. “Sekitar satu kilometer setelah start hujan mulai turun, dan dengan sangat cepat menjadi sangat deras. Kami merasa mungkin bisa lolos dari kondisi terburuk dan bahkan memangkas beberapa detik dari Seb. Saat itu kami masih berada dalam posisi yang sangat bagus,” kata Pajari.

Situasinya berubah pada lintasan berikutnya di Sydänmaa. Masalah pada demister membuat kaca depan mobil berkabut, sementara indikator tetap menunjukkan sistem tersebut aktif. Pajari mengatakan ia sempat melaju sekitar 160 km/jam menggunakan satu tangan untuk mengemudi dan tangan lainnya untuk membersihkan kaca depan dengan kain yang dipasang pada ujung gagang teleskopik.
Gangguan tersebut membuat Pajari kehilangan hampir 35 detik dari Oliver Solberg pada lintasan kedua Sydänmaa dan kembali turun ke posisi ketiga secara keseluruhan. “Kami menyalakan demister kaca depan seperti biasa dan lampu indikator menunjukkan sistem aktif. Tetapi kami tidak pernah berpikir untuk memeriksa apakah benar-benar ada udara yang keluar. Ketika kami mengeceknya dengan tangan, ternyata sama sekali tidak bekerja,” ujarnya.
Pajari mengakhiri Jumat dengan tertinggal 26,7 detik dari Ogier. Meski peluangnya mengalami kemunduran, selisih terhadap posisi kedua masih sekitar 10 detik dan ia memiliki margin sekitar 15 detik dari mobil di belakang, sehingga pendekatan agresif tetap diperlukan pada tahapan berikutnya.
“Masih ada hampir 200 kilometer kompetitif tersisa. Kami masih jauh dari menyerah,” kata Pajari. Ia juga berharap kondisi Sabtu memberikan peluang yang lebih seimbang setelah cuaca dan masalah teknis memainkan peran besar dalam jalannya persaingan pada Jumat.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!