SPONSORED

WEC Kembali di COTA: Panggung Kedua Paruh Musim 2026

Notifikasi
0
WEC Kembali di COTA: Panggung Kedua Paruh Musim 2026
TO NEWS OVERVIEW
WEC Kembali di COTA: Panggung Kedua Paruh Musim 2026

Setelah rehat panjang musim panas, FIA WEC kembali bergulir akhir pekan ini. Ronde kelima musim 2026 akan berlangsung di Circuit of the Americas (COTA), Austin, Texas, dengan durasi balapan enam jam yang menjanjikan drama dan strategi kelas berat.

COTA, dengan panjang 5,513 km dan 20 tikungan, menghadirkan tantangan yang jauh berbeda dibanding Le Mans yang super cepat atau Sao Paulo yang sempit. Menurut data, sirkuit ini menjadi venue dengan kecepatan rata-rata terendah di kalender WEC untuk kelas LMGT3. Tikungan-tikungan lambat, bagian teknis yang rumit, serta perubahan elevasi yang besar menuntut grip mekanis dan keseimbangan sasis yang optimal.

Meski memiliki trek lurus panjang di bagian belakang, potensi kecepatan tertinggi itu dipangkas oleh exit lambat dari Tikungan 11 dan zona pengereman keras di Tikungan 12. Banyaknya tikungan gigi satu dan dua membuat tim lebih fokus pada keseimbangan mekanis. Dengan waktu yang relatif sedikit di gigi lima dan enam, filosofi set-up yang dominan adalah downforce dan performa menikung, bukan mengorbankan grip demi kecepatan lurus.

WEC Returns at COTA: Crucial Second Half Begins
Read AlsoWEC Returns at COTA: Crucial Second Half Begins

Pengereman juga menjadi kunci, meski karakternya berbeda dengan Interlagos. COTA memadukan zona pengereman keras dengan variasi tikungan lebar, terutama di bagian dalam dari Tikungan 13 hingga 19. Selain itu, penggunaan kerb yang ekstensif menuntut kepatuhan sasis yang baik, sementara lintasan yang terkenal 'rakus' terhadap ban dan rem menambah lapisan kompleksitas balapan enam jam. Hypercar bisa menembus kecepatan lebih dari 315 km/jam, menunjukkan kontras antara sektor teknis yang lambat dan bagian lurus yang cepat.

ADVERTISEMENT

Setelah jeda hampir dua bulan, kejuaraan kembali dengan persaingan gelar Hypercar yang ketat. Toyota memimpin klasemen pabrikan dengan 132 poin, namun BMW hanya tertinggal lima poin setelah kemenangan mereka di Sao Paulo. Kevin Magnussen, Raffaele Marciello, dan Dries Vanthoor membawa #15 BMW M Hybrid V8 meraih kemenangan di Brazil, sementara Toyota menjalani akhir pekan yang sulit pasca sukses Le Mans.

COTA datang di momen krusial musim ini. Dengan delapan ronde di kalender 2026, Austin menandai dimulainya paruh kedua kejuaraan. Setelah Texas, hanya tersisa tiga balapan untuk menentukan gelar. Persaingan di LMGT3 juga ketat: Corvette TF Sport memimpin klasemen tim setelah kemenangan Le Mans, tetapi hanya sepuluh poin yang memisahkan posisi ketiga dari kesembilan.

Akhir pekan di Austin akan dimulai dengan dua sesi latihan bebas pada Jumat, sebelum kualifikasi dan balapan. Semua mata tertuju pada apakah BMW bisa memanfaatkan momentum untuk merebut puncak klasemen dari Toyota, atau justru pabrikan Jepang itu akan memperlebar jarak di kandang sendiri? Balapan ini diprediksi menjadi titik balik penting dalam perebutan gelar juara dunia 2026.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU