SPONSORED

Sebastien Buemi Terancam Tinggalkan Formula E pada 2027

Notifikasi
Luki Hidayatudin
Luki Hidayatudin
0
Sebastien Buemi Terancam Tinggalkan Formula E pada 2027 TO NEWS OVERVIEW
© GettyImages 2026

Sebastien Buemi mengakui masa depannya di Formula E berada di luar kendalinya setelah kalender 2027 menimbulkan bentrokan besar dengan programnya di World Endurance Championship. Pembalap veteran tersebut masih berdiskusi dengan Envision Racing untuk mencari solusi yang memungkinkannya tetap menjalani dua kejuaraan.

Kalender Formula E 2027 memiliki dua tanggal yang bertabrakan dengan WEC. E-Prix Monaco berlangsung bersamaan dengan putaran Spa-Francorchamps, sedangkan agenda Shanghai bertepatan dengan balapan WEC di Sao Paulo.

Masalah Buemi menjadi lebih besar karena kedua agenda Formula E tersebut menggunakan format double-header. Apabila ia memprioritaskan seluruh program WEC bersama Toyota Gazoo Racing, Buemi berpotensi kehilangan empat balapan Formula E dari kalender yang terdiri atas 21 perlombaan dalam 13 event.

Sebastien Buemi Faces Formula E Exit in 2027
Read AlsoSebastien Buemi Faces Formula E Exit in 2027

Kehilangan empat E-Prix akan memberikan dampak besar terhadap peluang kejuaraannya. Envision juga memiliki klausul dalam kontrak multi-tahun Buemi yang memungkinkan tim mempertimbangkan pembalap lain apabila ia tidak dapat melewatkan putaran WEC yang berbenturan.

ADVERTISEMENT

“Kami sering melihat perubahan kecil pada kalender pada masa lalu. Meskipun kemungkinan berubah mungkin kecil, saya masih berharap sesuatu dapat terjadi,” kata Buemi kepada RacingNews365.

Buemi telah membalap untuk Toyota di WEC sejak 2012 dan menjadi salah satu dari sedikit pembalap yang tetap berada di Formula E sejak musim pertama. Ia juga memenangi gelar Formula E musim kedua, sehingga kemungkinan kepergiannya akan mengakhiri salah satu perjalanan terpanjang dalam sejarah kejuaraan listrik tersebut.

Diskusi dengan team principal Envision, Sylvain Filippi, masih berlangsung. Buemi menegaskan bahwa ia ingin bertahan di grid dan akan berusaha mempertahankan program ganda, tetapi keputusan akhir akan bergantung pada posisi tim, Toyota, dan kemungkinan penyesuaian kalender.

ADVERTISEMENT

“Saya akan berusaha keras untuk berada di grid tahun depan, benar-benar sangat keras. Namun, pada akhirnya, saya rasa keputusan itu akan berada di luar kendali saya,” ujar Buemi.

Formula E dan WEC kini menghadirkan tuntutan yang sulit dipadukan karena dua bentrokan tersebut mencakup empat balapan. Tanpa perubahan kalender atau kesepakatan mengenai prioritas program, Buemi menghadapi kemungkinan harus memilih antara melanjutkan karier panjangnya bersama Toyota atau mempertahankan tempatnya di Formula E pada 2027.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU