SPONSORED

Pedro Acosta Ungkap Ngerinya Insiden Horor Bagnaia dan Aldeguer di Qatar

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0 Google Add us as preferred source
Pedro Acosta Ungkap Ngerinya Insiden Horor Bagnaia dan Aldeguer di Qatar
TO NEWS OVERVIEW
© Michelin

Aksi menegangkan tersaji pada balapan Tissot Sprint MotoGP Qatar yang berlangsung di Sirkuit Lusail, di mana sebuah insiden horor melibatkan Francesco Bagnaia dan Fermin Aldeguer memaksa stewards mengibarkan bendera merah. Kecelakaan parah yang terjadi di tikungan terakhir pada lap pembuka tersebut disaksikan secara langsung oleh pembalap Pedro Acosta dari posisi terdepan.

Insiden bermula ketika Aldeguer mencoba melakukan manuver mendahului terhadap Acosta saat memasuki tikungan penutup. Namun, perhitungan titik pengereman yang kurang matang membuat motornya menghantam roda belakang Bagnaia, hingga melambungkan pembalap asal Italia tersebut ke udara dan mengakibatkan patah tulang metatarsal pada kakinya.

Berbicara usai balapan Sprint, Acosta mengungkapkan keterkejutannya melihat benturan keras tersebut dari jarak dekat. Pembalap Red Bull KTM Factory Racing itu menyebutnya sebagai salah satu kecelakaan paling mengerikan yang pernah ia saksikan secara langsung selama berkarier di kelas utama Grand Prix.

Qatar GP 2026 Grid Breakdown: Bezzecchi on Pole as Marquez Eyes World Title
Read AlsoQatar GP 2026 Grid Breakdown: Bezzecchi on Pole as Marquez Eyes World Title

"Saya melihatnya dari dekat, dan sudah lama sekali saya tidak melihat kecelakaan seburuk itu secara langsung di MotoGP. Saya berharap Pecco baik-baik saja karena itu adalah benturan yang sangat keras, dan semoga ia bisa segera pulih," ujar Acosta. Ia juga menambahkan bahwa Bagnaia sebenarnya cukup beruntung mengingat potensi cedera yang jauh lebih parah bisa saja terjadi.

ADVERTISEMENT

Di sisi lain, Acosta memberikan pembelaan terhadap Aldeguer yang baru kembali turun gelanggang setelah absen akibat cedera tangan di Indonesia. Menurutnya, kesalahan manuver di awal balapan merupakan sesuatu yang wajar bagi pembalap yang baru beradaptasi kembali dengan kompleksitas aerodinamika motor MotoGP.

Terlepas dari insiden dramatis tersebut, Acosta berhasil memperbaiki performanya dengan finis di posisi keenam setelah sebelumnya kesulitan pada sesi latihan hari Jumat. Kendati demikian, ia mengakui mengalami kendala dalam memaksimalkan cengkeraman kompon ban saat balapan dimulai kembali pasca-bendera merah berkibar.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU