Advertisement Sportrik
15s

Palmer Prediksi Red Bull Salip Haas dan Alpine

Notifikasi
Palmer Prediksi Red Bull Salip Haas dan Alpine
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Jolyon Palmer menilai bahwa Red Bull Racing pada akhirnya akan mampu mengungguli Haas F1 Team dan Alpine F1 Team dalam persaingan klasemen konstruktor Formula 1 musim 2026.

Setelah tiga putaran awal, Red Bull berada di posisi keenam dengan 16 poin, sejajar dengan Alpine dan tertinggal dua poin dari Haas. Hasil ini mencerminkan awal musim yang sulit bagi tim asal Milton Keynes tersebut, terutama dengan paket RB22 yang belum kompetitif secara konsisten.

Pembatalan Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi menciptakan jeda panjang yang tidak biasa dalam kalender awal musim, memberikan waktu tambahan bagi tim untuk melakukan pengembangan. Situasi ini memunculkan pertanyaan mengenai tim mana yang paling diuntungkan dari periode tersebut.

Storm Threat Hits Miami as McLaren Eyes Big Step
Read AlsoStorm Threat Hits Miami as McLaren Eyes Big Step

Palmer menilai bahwa jeda ini justru dapat menjadi keuntungan bagi Red Bull, mengingat kapasitas sumber daya yang dimiliki tim tersebut untuk menganalisis data dan mempercepat pengembangan mobil.

ADVERTISEMENT

“Dengan sumber daya yang dimiliki Red Bull, Anda tidak ingin memberi mereka waktu satu bulan untuk menganalisis data dan mengembangkan mobil,” ujar Palmer dalam pernyataan resminya.

Ia mengakui adanya perubahan struktur internal tim dalam beberapa waktu terakhir, namun tetap menilai bahwa kekuatan organisasi Red Bull secara keseluruhan masih menjadi faktor pembeda dalam jangka panjang.

“Mereka masih memiliki sumber daya yang sangat besar, dan pada akhirnya itu akan terlihat dalam performa mereka, terutama dibandingkan dengan Haas dan Alpine,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Sementara itu, James Hinchcliffe menyoroti bagaimana Haas dan Alpine mampu memanfaatkan kesulitan Red Bull di awal musim, dengan Haas khususnya menunjukkan efisiensi tinggi dalam memaksimalkan peluang yang ada.

Namun, Palmer meragukan apakah kedua tim tersebut mampu mempertahankan keunggulan dalam jangka panjang, terutama dengan rencana pengembangan Alpine yang mencakup paket upgrade besar di Miami.

“Alpine telah merencanakan pembaruan besar di beberapa titik musim, termasuk di Miami. Mereka mungkin bisa bersaing untuk sementara, tetapi ketika Red Bull menemukan performa terbaiknya, mereka memiliki dasar untuk menjadi jauh lebih cepat,” jelasnya.

ADVERTISEMENT

Dengan dinamika pengembangan yang terus berlangsung, pertarungan di papan tengah klasemen konstruktor diperkirakan akan berubah dalam beberapa seri ke depan. Evaluasi terhadap paket upgrade di Miami akan menjadi indikator penting dalam menentukan arah persaingan menuju fase berikutnya musim 2026.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU