SPONSORED

McLaren Tenangkan Insiden Norris-Piastri di Monza

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
McLaren Tenangkan Insiden Norris-Piastri di Monza
TO NEWS OVERVIEW
Norris and Piastri came too close for comfort in Italy © XPB Images

Andrea Stella, bos tim McLaren, meredam ketegangan setelah insiden antara Lando Norris dan Oscar Piastri di Grand Prix Italia. Pada lap ke-51 dari 53 lap, Norris yang menempel ketat di belakang rekan setimnya mencoba menyerang di chicane Rettifilo dan hendak melewati bagian dalam della Roggia. Namun, Piastri yang mengambil garis lebih lebar untuk bertahan di posisi keempat membuat Norris harus keluar trek dan nyaris kehilangan kendali.

"Dia mendorongku keluar," keluh Norris melalui radio tim. "Itu sangat berbahaya. Dia bergerak kembali ke arahku setelah aku mencoba menyalip dari dalam." Namun, setelah balapan usai, kedua pembalap mendinginkan suasana. Stella pun menilai insiden tersebut lebih ringan dari yang terlihat pada momen panas.

Menurut Stella, tim memutuskan untuk membiarkan kedua pembalapnya bertarung demi mengejar Max Verstappen di posisi ketiga. "Kami pikir tidak perlu mengganggu jalannya balapan. Kami membiarkan mereka balapan. Itu keputusan yang tepat," ujarnya. Ia menambahkan bahwa setelah meninjau ulang rekaman, insiden itu jauh lebih jinak dari yang dirasakan Norris saat itu.

Bearman's Honest Take: Haas Was Simply Slow, and It Showed at Monza
Read AlsoBearman's Honest Take: Haas Was Simply Slow, and It Showed at Monza

Namun, Stella mengakui ada pelajaran yang bisa diambil. "Begitu kalian bertarung satu sama lain, kalian bisa kehilangan waktu. Apakah ada cara yang lebih baik untuk memberi perlawanan ke Verstappen? Kami akan meninjau. Tidak terlihat jelas dari dinding pit," katanya. McLaren bukan satu-satunya tim yang menghadapi dilema perintah tim; Ferrari juga sempat membiarkan Charles Leclerc dan Lewis Hamilton bertarung, sementara Mercedes meminta Kimi Antonelli dan George Russell untuk saling menjaga.

ADVERTISEMENT

Stella juga memuji kemenangan Antonelli, yang menjadi orang Italia pertama yang memenangi balapan kandangnya sejak 1966. "Itu penampilan yang sangat penting, fakta bahwa dia orang Italia di Grand Prix Italia. Meski mobilnya kompetitif, dia mengalahkan rekan setim yang start dari posisi kedua. Ini hari yang sangat istimewa," puji Stella. Insiden ini mengingatkan publik pada dinamika internal tim yang selalu rapuh di musim ini, terutama dengan McLaren yang tengah bersaing ketat di puncak klasemen.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU