Max Verstappen mengungkap masalah aerodinamika yang terus memburuk pada mobil Red Bull Racing setelah mengalami spin pada akhir kualifikasi Grand Prix F1 Hungaria 2026.
Verstappen kehilangan bagian belakang RB22 di tikungan terakhir ketika menjalani putaran cepat terakhirnya. Insiden tersebut memicu bendera kuning dan membuatnya harus memulai balapan dari posisi keenam.
Pembalap Belanda itu mengakui dirinya memang tidak berada dalam persaingan pole position, tetapi menilai karakter mobil semakin sulit dikendalikan sepanjang 18 lap yang diselesaikannya selama kualifikasi.

“Akhir pekan secara umum berjalan sulit, tetapi ketika bukan ban yang mengalami degradasi, melainkan mobil Anda, maka Anda memiliki masalah besar,” kata Verstappen.
Menurut Verstappen, kemampuan mobil untuk berbelok terus menurun dari lap ke lap, sementara bagian belakang kehilangan kestabilan saat memasuki tikungan. Kondisi tersebut menyebabkan oversteer semakin kuat dan membuat RB22 tidak lagi memberikan grip yang konsisten.
“Mobil terus menjadi semakin buruk lap demi lap. Semakin banyak lap yang saya jalani, semakin sulit menyusun satu putaran, dan untuk besok kami harus memperbaikinya karena mobil tidak bisa dikendarai seperti ini,” ujarnya.
Verstappen menambahkan bahwa tim mendeteksi kehilangan performa aero yang terus meningkat sepanjang sesi. Namun, ia menilai sifat masalah tersebut berbeda-beda sehingga lebih sulit diidentifikasi dan dikendalikan menjelang balapan di Hungaroring.
Red Bull kini harus menemukan sumber hilangnya grip tersebut sebelum Grand Prix F1 Hungaria 2026, dengan Verstappen menghadapi tantangan untuk menembus kelompok terdepan dari baris ketiga grid.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!