SPONSORED

Krisis Keselamatan China GT: Pembalap Ferrari Selamat dari Kobaran Api

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
Krisis Keselamatan China GT: Pembalap Ferrari Selamat dari Kobaran Api
TO NEWS OVERVIEW
Ollie Millroy was pulled from his burning car by another driver © Instagram

Insiden mengerikan mewarnai ajang China GT di Sirkuit Internasional Shanghai, saat pembalap Ollie Millroy harus ditarik paksa dari mobilnya yang terbakar oleh pembalap lawan setelah marshal dinilai gagal merespons. Kecelakaan terjadi di lintasan lurus belakang pada menit ke-20 balapan, ketika mobil BMW bernomor 33 yang dikemudikan Neil Verhagen kehilangan kendali setelah menyentuh rumput.

Verhagen yang sedang bertarung dengan Ferrari nomor 37 milik David Chen akhirnya bersenggolan, dan Ferrari AAI Motorsports yang dikendarai Millroy ikut tertabrak hingga langsung dilalap api. Dalam situasi kritis itu, pembalap Porsche Loek Hartog menghentikan mobilnya dan berlari mencari alat pemadam, sementara tidak ada marshal yang terlihat di lokasi. Hartog kemudian menarik Millroy keluar dari puing-puing yang terbakar.

Kobaran Api dan Aksi Heroik yang Menyelamatkan Nyawa

Millroy mengalami lima patah tulang rusuk, fraktur tulang selangka, tangan dan jari yang patah, serta memar pada paru-paru. Dalam unggahan Instagram yang panjang, ia menyebut Hartog sebagai "pahlawan super" dan mengaku hanya bisa hidup berkat keberanian pembalap Porsche tersebut.

McLaren's Monza Qualifying Disaster: Where Did It Go Wrong?
Read AlsoMcLaren's Monza Qualifying Disaster: Where Did It Go Wrong?

"Saya masih hidup malam ini, sepenuhnya berkat satu orang. Loek Hartog berhenti seketika, tanpa marshal atau pemadam kebakaran terlihat, dan mempertaruhkan nyawanya sendiri untuk mengeluarkan saya dari mobil," tulis Millroy. "Saya tidak ingat apa pun antara 30 detik sebelum kecelakaan dan satu jam setelahnya, tapi saya akan mengingat tindakan heroiknya seumur hidup saya."

ADVERTISEMENT

Tim Ferrari Mengancam Boikot dan Tuntut Evaluasi Keselamatan

Tim AAI Motorsport, tempat Millroy berlomba, mengkritik keras respons marshal dan kru medis di lokasi yang dinilai "gagal tiba dalam waktu yang layak dan sesuai". Manajemen tim menegaskan tidak akan lagi berkompetisi di ajang yang diselenggarakan GT China dan mengancam akan mengambil langkah hukum lebih lanjut.

Pemilik tim, Betty Chen, menyatakan bahwa insiden ini memperlihatkan kegagalan sistem keselamatan yang tidak bisa diterima. "Kami tahu balap membawa risiko, tapi kami tidak bisa menerima kegagalan sistem keselamatan yang membuat pembalap terpapar risiko kematian yang seharusnya bisa dihindari," ujarnya. Chen juga menyoroti bahwa mobil terus terbakar selama lebih dari satu menit dengan banyak petugas di lokasi namun tidak ada yang bertindak cepat.

Insiden ini menjadi pengingat pahit bahwa standar keselamatan di ajang balap nasional harus terus dievaluasi, terutama saat sirkuit megah seperti Shanghai menjadi tuan rumah. Aksi heroik Hartog mungkin menyelamatkan satu nyawa, tetapi pertanyaan besar kini tertuju pada kelalaian sistem yang membiarkan tragedi nyaris terjadi.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU