Kimi Antonelli merasa lega setelah berhasil membatasi kerugian dalam Grand Prix F1 Hungaria 2026 dan memperbesar keunggulannya di puncak klasemen menjadi tepat 50 poin menjelang jeda musim panas.
Pembalap Mercedes tersebut memulai balapan dari posisi ketujuh setelah menerima penalti turun tiga posisi dalam kualifikasi. Dari posisi tersebut, Antonelli mampu bangkit dan menyelesaikan balapan di urutan ketiga.
Mercedes awalnya mencoba membawa Antonelli keluar dari urutan strategi normal dengan menjalankan satu pit stop. Namun, rencana tersebut akhirnya dibatalkan ketika kondisi ban dinilai terlalu berada di batas dan kecepatan mobil membawanya ke dalam persaingan podium.

“Itu adalah balapan yang sulit. Sangat susah untuk menyalip, jadi kami harus mencoba sesuatu melalui strategi dan awalnya kami memilih satu pit stop,” kata Antonelli.

Antonelli memperpanjang stint pembukanya sebelum akhirnya masuk pit untuk mengganti ban. Keputusan tersebut membuatnya memiliki ban yang lebih kuat pada fase akhir dan membuka peluang merebut posisi ketiga.
Virtual Safety Car yang dipicu berhentinya Oscar Piastri kemudian kembali mengubah situasi. Dua pembalap Ferrari melakukan pit stop dan menggunakan ban soft, sedangkan Antonelli tetap bertahan dengan kompon hard.
“Mereka mengatakan ban sudah terlalu berada di batas, jadi kami berhenti. Ketika Virtual Safety Car keluar, dua Ferrari masuk pit dan saya tahu situasinya akan sulit karena mereka memakai soft, sedangkan saya menggunakan hard,” ujarnya.
Lewis Hamilton sempat keluar dari pit lane di depan Antonelli, tetapi harus mengembalikan posisi setelah tayangan ulang menunjukkan ia melewati garis VSC di belakang Mercedes. Hamilton kemudian terus memberikan tekanan hingga garis finis.

Antonelli mampu mempertahankan posisi ketiga dari serangan Hamilton. Penalti lima detik akibat pelanggaran batas kecepatan pit lane kemudian menurunkan pembalap Ferrari tersebut dari posisi keempat ke urutan kelima.
Hasil tersebut membawa Antonelli mengoleksi 219 poin. Hamilton tetap berada di posisi kedua dengan 169 poin, sedangkan George Russell berada sembilan angka lebih jauh di belakang dengan 160 poin.
Russell hanya finis ketujuh setelah sistem anti-stall aktif pada start dan membuatnya kehilangan banyak posisi. Kombinasi hasil tersebut memungkinkan Antonelli semakin memperkuat kendalinya atas perebutan gelar.
“Ini adalah cara terbaik untuk memasuki jeda musim panas. Hari ini benar-benar tentang membatasi kerugian,” kata Antonelli.
Meski membawa keunggulan besar menuju paruh kedua musim, Antonelli tidak menganggap perebutan gelar telah selesai. Ia memperkirakan persaingan akan semakin sulit setelah jeda dan menegaskan Mercedes harus terus menjaga tekanan.
“Kami harus terus mendorong karena paruh kedua musim akan sulit, tetapi kami akan mencoba memberikan yang terbaik,” tutupnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!