Formula 1, Sportrik Media - Isack Hadjar mengungkap bahwa dirinya sudah menyadari akan gagal finis pada Grand Prix Australia 2026 setelah mendengar suara mesin yang “sangat buruk” dari mobil Red Bull miliknya di Sirkuit Albert Park, Melbourne. Pembalap Prancis itu akhirnya mundur dari balapan setelah 10 lap akibat masalah pada unit daya.
Hadjar memulai balapan dari posisi ketiga pada debutnya bersama Red Bull di Formula 1. Namun pada lap pembuka ia sempat kehilangan posisi hingga turun ke urutan kelima karena masalah energi baterai yang membuat mobilnya kehilangan tenaga saat fase awal lomba.
Masalah tersebut kemudian berkembang menjadi kerusakan yang lebih serius ketika asap terlihat keluar dari bagian belakang mobil RB22 miliknya. Insiden itu memaksa Hadjar menghentikan mobilnya dan mengakhiri balapan lebih awal.

“Start saya sebenarnya luar biasa,” kata Hadjar kepada media termasuk RacingNews365.
“Saya memulai balapan tanpa baterai, tetapi tetap bisa melakukan start yang sangat bagus dan hampir memimpin balapan.”
Hadjar menjelaskan bahwa pada awalnya ia merasa memiliki peluang besar untuk memimpin lomba setelah start yang kuat. Namun kekurangan daya listrik membuat mobilnya kehilangan performa di lap-lap berikutnya.
“Saat itu saya sempat berpikir akan memimpin balapan, tetapi kemudian tidak ada tenaga lagi,” ujarnya.
Setelah beberapa lap, Hadjar mulai menyadari bahwa masalah pada mobilnya kemungkinan tidak dapat diperbaiki selama balapan berlangsung.
“Selama beberapa lap saya mencoba memulihkan energi baterai, tetapi mesin terdengar sangat buruk sehingga saya tahu saya tidak akan menyelesaikan balapan.”
Hadjar juga menilai hasil balapan bisa saja berbeda jika mobilnya tidak mengalami kerusakan pada unit daya. Ia merasa Red Bull memiliki kecepatan yang cukup untuk bersaing dengan pembalap di kelompok depan.
“Sangat disayangkan karena saya pikir kami bisa berada dalam pertarungan dengan Lewis Hamilton.”
Hamilton sendiri akhirnya finis di posisi keempat bersama Ferrari, tepat di belakang rekan setimnya Charles Leclerc yang berhasil meraih podium pada balapan pembuka musim Formula 1 2026 tersebut.
Masalah teknis yang dialami Hadjar menjadi salah satu insiden penting di Grand Prix Australia yang penuh drama, sementara Red Bull kini harus mengevaluasi reliabilitas mobilnya menjelang seri berikutnya dalam kalender Kejuaraan Dunia Formula 1 2026.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!