Advertisement Sportrik
15s

Honda Tunda Solusi Getaran Aston Martin Hingga F1 Jepang 2026

Honda Tunda Solusi Getaran Aston Martin Hingga F1 Jepang 2026
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Honda mengonfirmasi bahwa solusi teknis untuk mengatasi masalah getaran pada unit tenaga mereka kemungkinan baru siap paling cepat pada Grand Prix Jepang 2026. Situasi ini membuat Aston Martin berpotensi kembali menghadapi akhir pekan sulit pada seri berikutnya di Shanghai.

Kepala tim Aston Martin, Adrian Newey, sebelumnya mengungkap bahwa masalah getaran dari power unit tidak hanya memengaruhi reliabilitas mobil tetapi juga mempengaruhi performa sasis. Getaran tersebut bahkan diteruskan melalui setir mobil hingga ke tangan pembalap Fernando Alonso dan Lance Stroll, yang disebut berpotensi mengalami kerusakan saraf permanen jika masalah tersebut tidak segera diselesaikan.

Sepanjang akhir pekan Grand Prix Australia di Albert Park, Aston Martin kesulitan menemukan performa. Stroll bahkan tidak dapat mengikuti sesi kualifikasi akibat masalah pada unit tenaga, sementara Alonso terpaksa menghentikan balapannya setelah 21 lap. Stroll juga akhirnya mengakhiri lomba lebih awal setelah menyelesaikan 43 lap, meskipun keduanya sempat kembali ke lintasan setelah tim melakukan penyesuaian teknis di pit.

Max Verstappen and Norris Criticism Not Sign of F1 Crisis
Read AlsoMax Verstappen and Norris Criticism Not Sign of F1 Crisis

Menjelang Grand Prix China di Shanghai International Circuit, tim diperkirakan masih harus menghadapi kendala yang sama. Situasi ini semakin menantang karena akhir pekan balapan di Shanghai menggunakan format sprint, yang berarti hanya tersedia satu sesi latihan bebas sebelum sesi kompetitif dimulai.

ADVERTISEMENT

Presiden Honda Racing Corporation, Koji Watanabe, yang hadir langsung di Melbourne, menyatakan bahwa fokus utama saat ini adalah memastikan solusi getaran dapat diterapkan sebelum balapan kandang Honda di Suzuka pada 27–29 Maret.

“Pada tahap ini kami belum memutuskan langkah spesifik yang akan diambil, tetapi prioritas pertama adalah menerapkan langkah penanggulangan getaran secara menyeluruh sebelum Suzuka sehingga unit tenaga dapat digunakan tanpa masalah,” kata Watanabe kepada Autosport Japan.

Ia menambahkan bahwa kerja sama antara fasilitas pengembangan Honda di Sakura dan markas Aston Martin di Silverstone perlu diperkuat untuk mempercepat proses penyelesaian masalah teknis tersebut.

ADVERTISEMENT

“Sakura tentu akan melakukan yang terbaik untuk mencapainya, tetapi saya pikir penting juga untuk memperdalam kolaborasi kami dengan Silverstone,” ujarnya.

Watanabe juga menegaskan bahwa hubungan kerja antara Honda dan Aston Martin perlu berkembang lebih jauh untuk mempercepat pengembangan performa mobil secara keseluruhan.

“Kami harus mempercepat pengembangan, dan itu bukan hanya soal meningkatkan tenaga dari unit power. Ini tentang bagaimana kami mengembangkan mobil dan unit tenaga secara terpadu sebagai satu tim,” tambahnya.

ADVERTISEMENT

Dengan solusi teknis yang belum siap hingga setidaknya Grand Prix Jepang, Aston Martin kemungkinan masih akan menghadapi tantangan besar pada beberapa seri awal musim Formula 1 2026. Upaya kolaborasi yang lebih erat antara Honda dan Aston Martin diharapkan dapat mempercepat pemulihan performa tim dalam kalender balapan berikutnya.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU