Sesi kualifikasi penutup kejuaraan World Endurance Championship musim 2026 di sirkuit legendaris Monza menyajikan drama yang luar biasa di kategori Hypercar. Mobil Ferrari nomor 50 sukses mengamankan posisi start terdepan di kandang sendiri setelah mencatatkan waktu lap sensasional dalam duel kecepatan yang sangat ketat. Keberhasilan ini tentu memberikan suntikan moral yang masif bagi pabrikan asal Maranello tersebut dalam memburu kejayaan di depan publik pendukung setianya.
Pertarungan memperebutkan baris terdepan berlangsung sangat sengit hingga detik-detik akhir sesi kualifikasi. Ferrari nomor 50 hanya unggul tipis 0,096 detik saja dari ancaman serius yang diberikan oleh mobil Genesis nomor 19 di posisi kedua. Sementara itu, posisi ketiga ditempati oleh Cadillac nomor 38, di mana tiga besar pemuncak kualifikasi ini dipisahkan oleh selisih waktu yang kurang dari dua persepuluh detik saja.
Sebaliknya, bencana besar justru menimpa kubu Toyota yang tengah terlibat dalam perburuan gelar juara dunia pembalap yang sangat ketat musim ini. Sesi kualifikasi yang berjalan buruk membuat mobil Toyota nomor 8 harus puas memulai balapan dari posisi ke-15, yang berada tepat di depan mobil Toyota nomor 7 yang dikemudikan oleh De Vries bersama rekan-rekan setimnya di posisi ke-16. Hasil minor ini memaksa tim pabrikan Jepang tersebut untuk memutar otak dan menyiapkan strategi penyelamatan poin yang luar biasa saat balapan utama nanti.

Beralih ke kelas LMGT3, pertarungan tak kalah menarik tersaji di sepanjang lintasan berkarakter kecepatan tinggi ini. Tim Akkodis ASP nomor 78 keluar sebagai yang tercepat dan berhak mengamankan pole position di kelasnya. Mereka sukses mengungguli perlawanan ketat dari tim TF Sport nomor 33 di posisi kedua, serta Proton Competition nomor 77 yang melengkapi posisi tiga teratas kelas LMGT3.
Dengan selisih waktu yang sangat rapat di barisan depan Hypercar serta posisi start yang kontras bagi para kandidat juara, balapan penutup Six Hours of Monza dipastikan bakal menyuguhkan tontonan ketahanan yang sarat akan drama teknis, manajemen ban, serta strategi pit stop yang sangat menentukan di paruh kedua musim 2026 ini.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!