Antonio Giovinazzi mengunci start terdepan untuk Ferrari di 6 Hours of Austin setelah mencatatkan waktu yang identik hingga seperseribu detik dengan Cadillac #38 milik Jack Aitken. Keunggulan itu diraih karena pebalap Italia tersebut lebih dulu menuntaskan lap cepatnya di sesi Hyperpole yang berlangsung intens di tengah kondisi angin yang terus berubah.
Strategi Keluar Lebih Dulu Jadi Pembeda
Keputusan untuk keluar dari pit lebih awal terbukti menjadi pembeda krusial. Dengan waktu yang sama persis, aturan menguntungkan pebalap yang lebih dahulu mencatatkan waktu, dan Giovinazzi memanfaatkannya dengan sempurna untuk membawa 499P #51 meraih pole position ketiga musim ini.
Bagi tim asal Maranello, hasil ini bukan sekadar posisi start ideal. Ini adalah modal berharga untuk menjaga asa mempertahankan gelar juara yang tahun lalu diraih oleh mobil bernomor #51 di sirkuit yang sama.

Kekecewaan di Sisi Lain Garasi Ferrari
Di balik euforia pole, ada penyesalan untuk mobil #50 yang harus puas di posisi kelima. Padahal, performanya di sesi kualifikasi awal sangat menjanjikan, namun kehilangan grip saat Hyperpole membuatnya gagal menunjukkan potensi maksimal.
Kepala Ferrari Endurance, Antonello Coletta, menegaskan bahwa start di depan adalah keuntungan besar mengingat tikungan pertama di Circuit of the Americas kerap menjadi ajang lotere. Kini fokus tim tertuju pada manajemen ban untuk menjaga konsistensi sepanjang enam jam balapan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!