Advertisement Sportrik
15s

Ferrari Macarena Wing Picu Reaksi McLaren di F1 2026

Notifikasi
Ferrari Macarena Wing Picu Reaksi McLaren di F1 2026
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Rob Marshall dari McLaren menyoroti inovasi teknis Scuderia Ferrari pada awal musim Formula 1 2026, khususnya desain rear wing radikal yang dijuluki “Macarena”.

Ferrari memperkenalkan konsep tersebut dalam pengujian pramusim di Bahrain, menghadirkan flap sayap belakang yang mampu berotasi hingga 270 derajat. Desain ini bekerja menyerupai sayap pesawat, menghasilkan efek lift pada lintasan lurus untuk meningkatkan kecepatan puncak. Meskipun sempat dipasang pada mobil Lewis Hamilton dan Charles Leclerc selama sesi latihan Grand Prix China, Ferrari memilih untuk tidak menggunakannya dalam balapan, dan komponen tersebut juga tidak muncul pada seri Jepang.

Legalitas desain tersebut dikonfirmasi langsung oleh kepala teknis single-seater FIA, Nikolas Tombazis, yang menegaskan bahwa tidak ada pelanggaran regulasi. Pernyataan ini sekaligus meredakan spekulasi mengenai batasan kreativitas teknis dalam regulasi 2026, yang sebelumnya diperkirakan akan lebih membatasi inovasi desain antar tim.

Otmar Szafnauer Highlights Mercedes Weakness in F1 2026
Read AlsoOtmar Szafnauer Highlights Mercedes Weakness in F1 2026

Marshall menjelaskan bahwa ekspektasi awal di paddock mengarah pada interpretasi regulasi yang sangat preskriptif, terutama dengan penggunaan model CAD kompleks yang secara teoritis membatasi ruang eksplorasi desain. Namun, realitas di lintasan menunjukkan sebaliknya, dengan berbagai solusi teknis unik bermunculan di seluruh grid.

ADVERTISEMENT

“Kami mengira regulasi akan sangat preskriptif,” ujar Marshall kepada media termasuk RacingNews365.

“Ketika Anda melihat batas legalitas yang diberikan, rasanya seperti mobil sudah tergambar dengan sendirinya. Namun saat tiba di balapan pertama, ada banyak solusi berbeda yang muncul dari tim lain.”

Marshall secara khusus menyoroti reaksi awal tim terhadap sayap belakang Ferrari yang tidak konvensional, yang memicu pertanyaan langsung terkait legalitasnya sebelum akhirnya dipastikan sesuai aturan.

ADVERTISEMENT

“Anda melihat sesuatu seperti sayap belakang Ferrari dan langsung berpikir: ‘Apakah ini benar-benar legal?’ Lalu jawabannya: ya, dan itu dilakukan dengan sangat baik,” tambahnya.

© XPBimages

Selain rear wing, Ferrari juga menarik perhatian dengan konfigurasi exhaust exit yang tidak biasa, menunjukkan pendekatan menyeluruh terhadap optimasi aliran udara dan efisiensi performa. Marshall menekankan bahwa tidak hanya Ferrari yang menghadirkan inovasi, tetapi hampir setiap tim memiliki elemen desain unik yang berbeda dari ekspektasi awal.

Lebih lanjut, ia menyebut Audi dan Aston Martin sebagai tim lain yang menghadirkan solusi teknis menarik. Sidepod Audi dinilai berbeda dari pendekatan konvensional, sementara Aston Martin mengembangkan geometri suspensi yang agresif, baik di bagian depan maupun belakang, yang menunjukkan eksplorasi lebih lanjut terhadap dinamika kendaraan.

ADVERTISEMENT

“Saya pikir setiap mobil memiliki sesuatu yang membuat Anda berhenti dan berpikir, ‘Ini benar-benar berbeda dari apa yang kami bayangkan’,” jelas Marshall.

Dinamika ini menegaskan bahwa regulasi Formula 1 2026, meskipun kompleks secara teknis, tetap membuka ruang bagi inovasi signifikan antar tim. Dengan fase pengembangan yang terus berlangsung sepanjang musim, keberhasilan masing-masing konsep akan ditentukan oleh efektivitas implementasi di lintasan, menjelang rangkaian seri berikutnya yang akan menjadi tolok ukur evolusi performa setiap tim.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU