Fabio Quartararo mengaku sangat terpukau oleh catatan waktu Jack Miller dalam Practice MotoGP Jerman setelah pembalap Pramac tersebut menembus posisi kelima di Sachsenring.
Quartararo hanya menjadi pembalap Yamaha tercepat kedua dengan menempati posisi ke-15. Miller berada 10 posisi di depannya dan langsung mengamankan tiket menuju Q2 setelah finis di depan dua pembalap Aprilia yang memimpin persaingan gelar.
“Saya benar-benar terkesan dengan waktu putaran Jack karena, sejujurnya, catatan 1 menit 20,2 detik yang saya buat sudah merupakan putaran yang sangat cepat, tetapi masih tertinggal empat persepuluh darinya,” kata Quartararo.


Pembalap pabrikan Yamaha tersebut mengaku hasil simulasi kecepatan balapan lebih baik dari perkiraannya. Namun, performanya dalam serangan waktu justru berada di bawah harapan karena ia kesulitan menemukan grip ketika mencoba mencatatkan putaran cepat.
Quartararo menjelaskan kondisi lintasan tidak menjadi penyebab masalahnya. Ia mengalami selip dari Tikungan 4 hingga Tikungan 7 tanpa berhasil mendapatkan kembali grip, sehingga kehilangan waktu penting pada satu putaran.
Catatan Miller kini menjadi acuan utama bagi Quartararo dan timnya untuk mempelajari perbedaan gaya berkendara serta setelan motor. Data tersebut dinilai penting karena kedua pembalap menggunakan paket Yamaha yang sama, tetapi menghasilkan perbedaan waktu sekitar empat persepuluh detik.
Performa Miller menunjukkan Yamaha masih dapat bersaing di karakter Sachsenring yang sempit dan berliku, sementara kesulitan Quartararo menegaskan konsistensi grip tetap menjadi kendala utama. Quartararo harus menemukan perbaikan sebelum Q1 agar memiliki peluang bergabung dengan Miller di Q2.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!