SPONSORED

Empat Kemenangan dalam Enam GP: Marquez Kembali Buka Peluang Juara

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Empat Kemenangan dalam Enam GP: Marquez Kembali Buka Peluang Juara
TO NEWS OVERVIEW
Empat Kemenangan dalam Enam GP: Marquez Kembali Buka Peluang Juara

Pada akhir pekan Mugello, Marc Marquez tertinggal 102 poin dari puncak klasemen dan berada di posisi kedelapan. Namun, hanya beberapa pekan kemudian, sebelum MotoGP Misano, ia berhasil memangkas defisitnya menjadi 19 poin dan naik ke posisi kedua. Sebuah kebangkitan yang nyaris mustahil dibayangkan setelah kecelakaan di Sprint Le Mans dan operasi yang menjalani.

Bagaimana Marquez bisa melakukannya? Tentu saja, kerja kerasnya bersama Ducati menjadi kunci. Pembalap berjuluk Baby Alien itu memenangkan empat dari enam Grand Prix terakhir, termasuk tiga akhir pekan yang sempurna dengan kemenangan ganda di Sprint dan balapan utama di Balaton, Sachsenring, dan Aragon. Namun, di Assen dan Silverstone, ia tampil lebih defensif, hanya berusaha meminimalkan kerugian.

Di sisi lain, para rival langsungnya, terutama para pembalap Aprilia, justru sering melakukan kesalahan sendiri. Dalam enam seri terakhir, Marquez mengumpulkan 55 poin lebih banyak daripada Ai Ogura, pesaing terdekatnya. Bahkan Jorge Martin kehilangan 66 poin dibanding Marquez, sementara Marco Bezzecchi kehilangan 107 poin setelah gagal finis empat kali berturut-turut di balapan utama sejak kemenangannya di Mugello.

Four Wins in Six Races: Marquez Back in Title Hunt After Stunning Fightback
Read AlsoFour Wins in Six Races: Marquez Back in Title Hunt After Stunning Fightback

Ogura tampil konsisten dan menjadi satu-satunya yang bisa mendekati performa Marquez, tetapi cedera yang membuatnya absen di Aragon bisa menjadi pukulan telak bagi peluang juaranya. Selain itu, poin yang tersebar di antara para pembalap Aprilia—kadang Ogura, kadang Raul Fernandez, kadang Martin, kadang Bezzecchi—membuat mereka saling mengambil poin satu sama lain, yang secara tidak langsung menguntungkan Marquez.

ADVERTISEMENT

Sekarang, dengan tiga pembalap teratas hanya terpaut 24 poin dan delapan seri tersisa (Qatar tampaknya batal), semuanya seperti mulai dari nol. Gelar juara akan jatuh kepada pembalap terkuat sekaligus yang paling sedikit melakukan kesalahan. Petualangan Marquez untuk merebut gelar kesepuluhnya masih terbuka lebar, dan kisah ini jauh dari kata selesai.

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU