Marco Bezzecchi menutup sesi Practice MotoGP San Marino 2026 di Misano dengan catatan waktu terbaik, mengalahkan para rivalnya dalam sesi yang berlangsung Jumat sore waktu setempat. Pembalap Aprilia itu tampil impresif dan hampir menyentuh rekor lap yang dipegang Pecco Bagnaia sejak 2024.
Sejak pit lane dibuka, para pembalap langsung tumpah ke lintasan untuk memaksimalkan satu jam latihan. Sebagian besar memilih ban belakang lunak guna menguji kompon untuk balapan Sprint. Pedro Acosta dan Enea Bastianini sempat berduet di awal sesi, sementara Marc Marquez memilih menunggu dan baru keluar setelah beberapa menit. Kondisi trek yang lebih hangat dibanding pagi membuat para pembalap lebih percaya diri menekan sejak awal.
Bezzecchi langsung mengambil alih pimpinan dengan 1:32.013, disusul Jorge Martin dan Luca Marini. Namun, Alex Marquez tak mau kalah dan sempat mencatatkan 1:31.016, menjadi yang tercepat kala itu. Bezzecchi merespons dengan 1:30.792, tetapi lap tersebut dianulir karena melewati batas lintasan, sehingga Alex Marquez kembali ke puncak dengan 1:30.979. Catatan itu menjadi yang pertama di bawah 1:31 dan mendekati rekor Bagnaia 1:30.031.

Bagnaia sendiri masih belum kembali ke performa terbaiknya pasca operasi sindrom kompartemen. Adaptasi dengan GP26 juga belum mulus, membuatnya kesulitan bersaing di depan. Kehadiran Valentino Rossi di sirkuit memberikan semangat tersendiri bagi para pembalap Italia, terutama murid-muridnya di VR46.
Marc Marquez, yang sempat absen di awal, perlahan naik ke posisi keempat, hanya terpaut satu persepuluh dari Alex. Franco Morbidelli juga tampil solid dengan menempati posisi kedua, menjadikan Grand Prix ini yang terakhir baginya bersama VR46 dan di MotoGP. Sementara itu, Luca Marini yang juga akan meninggalkan Honda, menempati posisi keempat dengan 1:31.023.
Persaingan Aprilia dan Ducati semakin memanas. Bezzecchi tetap di depan, diikuti Morbidelli dan Alex Marquez. Johann Zarco sempat mengalami momen menegangkan ketika motornya bergoyang hebat dan harus membatalkan putaran. Memasuki menit-menit akhir, para pembalap melakukan simulasi balapan dengan ban bekas, memberikan gambaran tentang kecepatan balap untuk Sprint dan race utama.
Dengan hasil ini, Bezzecchi mengirim sinyal kuat bahwa Aprilia siap bersaing di kandang sendiri. Namun, jarak dengan Ducati sangat tipis, dan sesi kualifikasi diprediksi akan berlangsung sengit. Marc Marquez masih menyimpan potensi, sementara Bagnaia berjuang melawan kondisi fisiknya. Balapan Sprint pada Sabtu akan menjadi ujian sesungguhnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!