SPONSORED

Bagnaia Sebut Butuh 'Motor Lama' untuk Atasi Kesulitan di Ducati GP26

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Bagnaia Sebut Butuh 'Motor Lama' untuk Atasi Kesulitan di Ducati GP26
TO NEWS OVERVIEW
Pecco Bagnaia outlines what he needs from Ducati to go faster © Gold and Goose

Pecco Bagnaia mengaku frustrasi dengan performa Ducati GP26 dan yakin bahwa solusi untuk masalahnya bukanlah komponen baru, melainkan 'barang lama' yang sudah tidak mungkin ia dapatkan. Pebalap Italia itu berbicara terbuka jelang Grand Prix San Marino di Misano, setelah serangkaian hasil buruk yang membuatnya menyebut periode ini sebagai yang terburuk dalam kariernya.

Bagnaia mengalami kesulitan adaptasi dengan motor Ducati 2026, terutama karena kurangnya grip. Masalah ini semakin parah setelah jeda musim panas, dengan crash di Silverstone dan Aragon. "Seperti yang saya katakan di Aragon, ini pasti periode terburuk karena saya tahu saya bisa lebih baik, tapi saya tidak bisa melakukannya," ujarnya. "Saya kesulitan beradaptasi dengan motor ini, dan dua akhir pekan terakhir sangat sulit."

Meski begitu, Bagnaia tetap optimistis dan menegaskan bahwa tim terus bekerja. "Saya cukup yakin kita tidak perlu hal-hal baru. Saya cukup yakin kita butuh hal-hal lama," katanya. "Tapi motornya ya ini, dan pebalap lain cepat dengan motor ini, jadi ini masalah saya dan saya perlu beradaptasi."

Bagnaia Says He Needs 'Old Things' to Fix Ducati GP26 Struggles
Read AlsoBagnaia Says He Needs 'Old Things' to Fix Ducati GP26 Struggles

Sementara itu, rekan setimnya di Ducati, Marc Marquez, justru tampil impresif dengan meraih kemenangan keempat musim ini di Aragon dan kini berada di posisi kedua klasemen, terpaut 19 poin dari pemimpin. Kontras ini semakin menegaskan kesulitan Bagnaia.

ADVERTISEMENT

Bagnaia telah berulang kali menyebut bahwa ia lebih kompetitif dengan motor Ducati spesifikasi 2024. Terkait kemajuan Aprilia, ia kembali menyinggung potensi yang dimiliki Ducati dengan motor 2024. "Saya manusia," ujarnya saat ditanya tentang mengelola frustrasi. "Frustrasi adalah bagian dari pekerjaan ini. Itu normal. Tidak mungkin untuk tidak frustrasi kadang-kadang, dan ketika Anda ingin menang, ketika Anda ingin tetap di depan, wajar jika Anda marah, frustrasi. Tapi itu bagian dari proses, dan itu akan memberi saya motivasi untuk berkembang."

Dengan GP San Marino di depan mata, Bagnaia berharap bisa bangkit dan kembali ke performa terbaiknya. Namun, ia sadar bahwa jalan menuju pemulihan tidak akan mudah, terutama dengan keterbatasan yang ada pada motor saat ini.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU