SPONSORED

Revisi Aero F2 2027: Meniru F1 demi Persaingan Ketat dan Efisiensi

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Revisi Aero F2 2027: Meniru F1 demi Persaingan Ketat dan Efisiensi
TO NEWS OVERVIEW
Revisi Aero F2 2027: Meniru F1 demi Persaingan Ketat dan Efisiensi

Formula 2 resmi memperkenalkan versi revisi mobil Dallara F2 2024 yang akan digunakan sepanjang siklus 2027-2029. Langkah ini diambil untuk menjaga biaya tetap terkendali, sekaligus mendekatkan desain mobil dengan tampilan Formula 1 dan meningkatkan kemampuan balap jarak dekat.

CEO F2, Bruno Michel, menegaskan bahwa tujuan utama pengembangan ini adalah menciptakan mobil yang lebih relevan sebagai batu loncatan menuju Formula 1. Dengan sasis, mesin, dan ban yang tidak berubah demi alasan biaya dan keberlanjutan finansial, perubahan paling signifikan terjadi pada aerodinamika, termasuk redesain sayap depan dan belakang.

Mengadopsi Filosofi Desain F1 Modern

Versi yang dipamerkan di paddock Monza menampilkan sayap belakang yang lebih konvensional dibandingkan perlakuan radikal pada mobil saat ini. Sementara itu, endplate sayap depan dibuat lebih kotak dengan penambahan side winglet, mengikuti tren desain F1 modern.

Sprint Monza: Durksen Menang, Tsolov Makin Jauh dari Mini
Baca JugaSprint Monza: Durksen Menang, Tsolov Makin Jauh dari Mini

Nicolas Tombazis, Direktur Single-Seater FIA, mengungkapkan bahwa mobil baru ini membawa peningkatan downforce yang signifikan dan sedikit tambahan drag. Hasilnya, mobil secara fundamental lebih efisien secara dinamis dan memiliki karakteristik lebih baik untuk mengikuti mobil lain, menjadikannya ajang pembuktian yang lebih baik bagi pembalap yang ingin naik ke F1.

ADVERTISEMENT

Efisiensi Tanpa Mengorbankan Performa

Dimensi mobil tetap sama persis dengan mobil saat ini, dan DRS tetap dipertahankan meskipun F1 telah menghapus alat bantu overtaking tersebut dalam regulasi 2026. Mesin V6 turbo Mecachrome 3.4 liter tetap menjadi jantung pacu, dengan bahan bakar berkelanjutan dan ban Pirelli.

Perubahan paling mencolok di balik kulit mobil adalah penambahan starter motor yang bertujuan mengurangi interupsi balapan akibat mobil mogok di lintasan. Tombazis yakin peningkatan berat akibat sistem ini akan lebih dari sekadar dikompensasi oleh aerodinamika yang lebih baik. Integrasi sistem starter onboard juga memerlukan modifikasi pada gearbox.

Pembalap tes dan cadangan Alpine, Paul Aron, telah mencoba mobil ini di Hungaroring dan memberikan komentar positif mengenai peningkatan downforce. F2 akan terus mengembangkan mobil ini, baik di lintasan maupun di terowongan angin, sebelum mengirimkan mobil pertama ke tim sebelum akhir tahun, dengan mobil kedua menyusul akhir Januari.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU