Pada sesi latihan bebas kedua (FP2) MotoGP Jerman 2025 di Sachsenring, Francesco "Pecco" Bagnaia dari Ducati Lenovo finis di posisi kesembilan dengan waktu 1:19.698. Meski tertinggal 0,627 detik dari Fabio Di Giannantonio, Bagnaia tetap lolos ke Q2. Dalam wawancara dengan Motosan, ia memuji putaran Di Giannantonio sebagai “sangat menakjubkan”. Oleh karena itu, artikel ini merangkum komentar Bagnaia berdasarkan sumber tersebut.
Di Giannantonio memimpin FP2 dengan waktu 1:19.071, diikuti Alex Marquez dan Marc Marquez. Sementara itu, Bagnaia finis 0,237 detik di belakang Marc. “Diggia selalu kuat di sini. Ia mengikuti Marc sepanjang hari. Jadi, ia belajar dari yang terbaik untuk Sachsenring. Saya lihat putarannya di telemetri, sangat menakjubkan!” ujar Bagnaia. Dengan demikian, ia menunjukkan sportivitas meski tidak berada di posisi teratas.

Selain itu, Bagnaia merasa nyaman dengan ritme balapannya. “Hari ini mirip tahun lalu. Kami lebih konsisten dan keseimbangan motor lebih baik,” katanya. Namun, ia mengakui ada kendala kecil. “Beberapa area motor masih bergerak terlalu banyak,” tambahnya. Oleh sebab itu, timnya akan fokus memperbaiki detail ini.
Bagnaia menguji chasis alternatif di FP2. “Hari ini tidak mudah karena uji coba chasis. Kami ambil risiko, tapi untungnya masuk 10 besar,” ujarnya. Chasis ini punya cengkeraman baik, tetapi bagian depan kurang stabil. “Di lintasan seperti Sachsenring, kecepatan tikungan sangat penting. Jadi, chasis ini belum ideal,” jelasnya. Meski begitu, ia berencana mencobanya lagi di masa depan.
Lebih lanjut, Bagnaia mengakui kesalahan kecil dalam pilotase. “Saya senang dengan kerja tim dua pekan terakhir. Tapi, beberapa kesalahan membuat saya jauh dari waktu terbaik,” katanya. Dengan fokus pada perbaikan, ia optimis menghadapi kualifikasi.
Sachsenring, lintasan favorit Marc Marquez dengan 10 kemenangan beruntun, menantang Bagnaia. Meski demikian, posisi kesembilan tetap mengamankan Q2. Sementara itu, Di Giannantonio dan Alex Marquez menunjukkan performa kuat dari tim satelit. Dengan prakiraan hujan di hari Sabtu, strategi ban dan set-up akan krusial.
Secara keseluruhan, Francesco Bagnaia memuji putaran “menakjubkan” Fabio Di Giannantonio di FP2 MotoGP Jerman 2025. Meski finis kesembilan, ia optimis dengan ritme dan uji coba chasis. Oleh karena itu, kualifikasi dan balapan di Sachsenring akan sengit. Untuk detail pembalap dan tim, kunjungi SPORTRIK.
| POS | FOTO | RIDER / TEAM | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Marco Bezzecchi
Aprilia Racing
|
56 |
|
2
|
|
Jorge Martin
Aprilia Racing
|
45 |
|
3
|
|
Pedro Acosta
Red Bull KTM Factory Racing
|
42 |
|
4
|
|
Fabio Di Giannantonio
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
37 |
|
5
|
|
Marc Marquez
Ducati Lenovo Team
|
34 |
|
6
|
|
Ai Ogura
Trackhouse MotoGP Team
|
33 |
|
7
|
|
Raul Fernandez
Trackhouse MotoGP Team
|
29 |
|
8
|
|
Alex Marquez
BK8 Gresini Racing MotoGP
|
13 |
|
9
|
|
Brad Binder
Red Bull KTM Factory Racing
|
13 |
|
10
|
|
Franco Morbidelli
Pertamina Enduro VR46 Racing Team
|
12 |
| POS | FOTO | CONSTRUCTOR | PTS |
|---|---|---|---|
|
1
|
|
Aprilia
|
64 |
|
2
|
|
Ducati
|
47 |
|
3
|
|
KTM
|
42 |
|
4
|
|
Honda
|
16 |
|
5
|
|
Yamaha
|
8 |
Baca Juga
Francesco Bagnaia hampir gagal lolos Q2 MotoGP COTA 2026 akibat masalah teknis, namun tetap optimistis menghadapi akhir pekan.
Starting grid Sprint MotoGP Amerika 2026 di COTA dipimpin Fabio Di Giannantonio, dengan Bezzecchi dan Acosta di baris depan.
Jadwal lengkap MotoGP Amerika 2026 di COTA dalam WIB serta cara menonton resmi, termasuk Sprint dan Grand Prix.
Berlangganan Newsletter
Dapatkan update berita balap terbaru langsung di email Anda.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!