Advertisement Sportrik
15s

Oscar Piastri Ungkap Pelajaran Berat Usai Gagal Juara F1 2025

Oscar Piastri Ungkap Pelajaran Berat Usai Gagal Juara F1 2025
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Oscar Piastri mengakui ia memetik sejumlah pelajaran penting setelah kegagalannya mempertahankan keunggulan besar dalam perebutan gelar Formula 1 musim 2025, yang akhirnya berujung pada runtuhnya peluang juara secara mengejutkan.

Pembalap McLaren F1 Team tersebut sempat berada dalam posisi sangat kuat setelah meraih grand chelem di Dutch Grand Prix. Hasil itu membuat Piastri memimpin klasemen pembalap dengan keunggulan 34 poin atas rekan setimnya Lando Norris serta 104 poin dari pembalap Red Bull Racing Max Verstappen.

Namun momentum tersebut berubah drastis dalam beberapa balapan berikutnya. Rangkaian hasil buruk dimulai dari kecelakaan saat kualifikasi, kemudian kesalahan start, hingga insiden tabrakan pada lap pertama di Azerbaijan Grand Prix.

Gaji Pembalap Formula 1 2026: Max Verstappen Teratas
Baca JugaGaji Pembalap Formula 1 2026: Max Verstappen Teratas

Situasi semakin sulit ketika Piastri terlibat insiden pada tikungan pertama Sprint Race United States Grand Prix setelah bersenggolan dengan Norris. Ia juga mengalami kecelakaan pada Sprint di São Paulo Grand Prix.

ADVERTISEMENT

Selama periode balapan antara Azerbaijan hingga Las Vegas Grand Prix, Piastri mencatat hasil yang tidak konsisten dengan catatan finis DNF, posisi keempat, kelima, kelima, kelima, hingga didiskualifikasi.

Performa tersebut akhirnya membuat keunggulan besar yang sebelumnya ia miliki di klasemen perlahan menghilang. Meski mampu bangkit kembali di Qatar Grand Prix, peluang kemenangan di sana juga hilang akibat kesalahan strategi tim.

Pada akhirnya, Piastri menutup musim di posisi ketiga klasemen pembalap dengan selisih 13 poin dari Norris yang keluar sebagai juara dunia serta 11 poin dari Verstappen yang finis kedua. Hasil tersebut terjadi hanya pada musim ketiganya di Formula 1.

ADVERTISEMENT

Merefleksikan musim tersebut, Piastri mengaku menghadapi tantangan baru yang memberinya pelajaran penting, baik dari sisi performa maupun pendekatan balapan.

“Saya rasa banyak pelajaran yang bisa diambil, sebagian positif dan sebagian lainnya lebih menantang untuk dipelajari,” kata Piastri kepada media internasional.

Ia menilai performa terbaik yang ia tampilkan sepanjang musim memberikan dorongan kepercayaan diri mengenai potensi yang dimilikinya sebagai pembalap.

ADVERTISEMENT

“Dengan performa puncak yang saya tunjukkan tahun lalu, itu memberi saya kepercayaan diri bahwa ketika saya melakukan semuanya dengan benar dan memaksimalkan potensi saya, saya bisa menjadi pesaing yang sangat kuat.”

Piastri juga menjelaskan bahwa beberapa pelajaran terbesar datang dari periode akhir musim ketika ia menghadapi berbagai tantangan teknis dan situasi balapan yang kompleks.

“Saya rasa di Austin dan Meksiko tantangannya lebih bersifat teknis dan juga dari sisi mengemudi yang sebelumnya belum saya hadapi pada awal musim.”

ADVERTISEMENT

Menurutnya, rangkaian balapan yang penuh insiden tersebut menjadi pengalaman penting dalam memahami bagaimana mengelola tekanan serta situasi balapan yang sulit.

“Ada banyak balapan yang sangat penuh kejadian karena berbagai alasan.”

“Saya pikir mengambil pelajaran dari situasi-situasi tersebut, bagaimana saya bisa mengelolanya lebih baik dan bagaimana kami sebagai tim bisa menanganinya lebih baik, adalah salah satu pelajaran paling penting dari musim lalu.”

ADVERTISEMENT

Piastri menegaskan bahwa ia telah melakukan banyak evaluasi untuk memastikan pengalaman tersebut dapat menjadi bekal menghadapi musim Formula 1 2026, ketika ia kembali berambisi untuk bersaing dalam perebutan gelar dunia.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Proses masuk cepat, aman, dan tanpa ribet.

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

Live Commentary / Indonesia Live Komentar

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

TONTON SEKARANG
RECOMMENDED FOR YOU