Pembalap Nicolo Bulega kembali mengukuhkan dominasinya pada hari kedua tes WorldSBK di Misano World Circuit Marco Simoncelli. Bulega mengakhiri rangkaian tes dengan catatan waktu tercepat keseluruhan 1 menit 31,769 detik, menjadikannya satu-satunya pembalap yang mampu menembus batas waktu 1 menit 31 detik sepanjang dua hari pengujian.
Dominasi pabrikan Ducati terlihat sangat mencolok, di mana enam dari tujuh posisi teratas pada sesi sore dikuasai oleh pengguna Panigale V4 R. Selain Bulega, Iker Lecuona, Yari Montella, dan Sam Lowes mengamankan posisi empat besar, yang mengindikasikan stabilitas setup kendaraan Ducati dalam mengelola traksi dan distribusi tenaga di lintasan Misano.
Satu-satunya pembalap non-Ducati yang mampu mengganggu dominasi tersebut adalah Alex Lowes yang mengamankan posisi kelima menggunakan motor Bimota. Keberhasilan Lowes menembus posisi lima besar menunjukkan bahwa konfigurasi chassis Bimota memiliki efisiensi yang kompetitif dalam hal stabilitas pengereman dan kecepatan tikungan, meskipun masih terdapat gap waktu yang cukup signifikan dengan Bulega.

Secara teknis, kemampuan Bulega untuk mencatatkan waktu di bawah 1 menit 32 detik menunjukkan keunggulan dalam manajemen aero-balance dan optimasi grip ban. Penggunaan paket aerodinamika terbaru pada Ducati Panigale V4 R terbukti memberikan tekanan bawah (downforce) yang lebih stabil, memungkinkan pembalap untuk membawa kecepatan lebih tinggi saat memasuki tikungan tanpa mengorbankan stabilitas chassis.
Di sisi lain, pabrikan seperti Yamaha dan Honda masih tertahan di papan tengah. Xavi Vierge dan Andrea Locatelli mewakili Yamaha di posisi sembilan dan sepuluh, sementara Somkiat Chantra menjadi pembalap tercepat bagi Honda di posisi ke-12. Kesenjangan waktu yang mencapai lebih dari satu detik dari posisi teratas menunjukkan adanya tantangan besar dalam hal efisiensi power delivery dan manajemen suhu ban bagi kedua pabrikan tersebut.
Hasil tes hari kedua ini mempertegas posisi Ducati sebagai benchmark teknis dalam pengembangan Superbike musim 2026. Fokus tim rival kini adalah mencari konfigurasi suspensi dan pemetaan mesin yang mampu mendekati performa murni Ducati. Bagi Bulega, konsistensi menjadi yang tercepat di kedua sesi hari Kamis memberikan kepercayaan diri tinggi menjelang dimulainya kompetisi resmi.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!