SPONSORED

Oliver Solberg Tertekan Jelang Reli Portugal

Notifikasi
Edeh Cupe
Edeh Cupe
0
Oliver Solberg Tertekan Jelang Reli Portugal TO NEWS OVERVIEW
© Toyota GAZOO RACING

Oliver Solberg memasuki Reli Portugal 2026 dalam tekanan besar setelah serangkaian hasil mengecewakan menghambat momentumnya di Kejuaraan Reli Dunia bersama Toyota Gazoo Racing.

Pembalap Swedia tersebut memulai musim dengan sensasional setelah memenangkan Reli Monte Carlo. Namun sejak itu performanya mulai terganggu oleh berbagai masalah, termasuk tiga gagal finis di Kenya, Kroasia, dan Kepulauan Canary.

Kekecewaan terbesar datang di Kepulauan Canary ketika Solberg sedang bertarung memperebutkan kemenangan melawan rekan setimnya Sebastien Ogier. Harapannya pupus setelah insiden di special stage kedua terakhir yang membuatnya kehilangan peluang besar meraih hasil penting.

WRC Portugal 2026 Hadirkan Etape Gravel Brutal
Baca JugaWRC Portugal 2026 Hadirkan Etape Gravel Brutal

“Reli sebelumnya tidak berakhir seperti yang kami inginkan.”

ADVERTISEMENT

“Tetapi kami harus mengambil sisi positifnya untuk Portugal.”

Secara teknis, Solberg sebenarnya menunjukkan kecepatan kompetitif sepanjang awal musim. Namun, kombinasi tekanan posisi start, kesalahan kecil, dan masalah reliabilitas membuat konsistensinya terganggu dalam perebutan gelar WRC 2026.

Setelah kemenangan Monte Carlo, Solberg kesulitan menghadapi efek road sweeping di Reli Swedia karena harus старт dari posisi terdepan. Situasi tersebut membuatnya kehilangan keuntungan grip di lintasan salju dan hanya mampu finis keempat.

ADVERTISEMENT

Meski kehilangan banyak poin dalam beberapa seri terakhir, Solberg tetap menegaskan bahwa fokus utamanya musim ini adalah membangun pengalaman bersama mobil Rally1 Toyota sebelum benar-benar memburu gelar dunia.

“Masih banyak yang harus dipelajari.”

“Tetapi saya berharap kami bisa mempertahankan performa dan feeling positif yang sudah kami tunjukkan musim ini.”

ADVERTISEMENT

Reli Portugal sendiri akan menjadi tantangan baru bagi Solberg karena ini merupakan pertama kalinya ia mengendarai mobil Rally1 di reli gravel Eropa dengan karakter seberat Portugal. Permukaan abrasif, lintasan sempit, dan degradasi ban tinggi diperkirakan kembali menguji konsistensinya sepanjang akhir pekan.

Reli Portugal dimulai dengan shakedown pada Rabu sebelum memasuki tiga special stage pembuka Kamis. Total reli mencakup 23 etape dengan jarak kompetitif hampir 345 kilometer, menjadikannya salah satu seri paling demanding dalam kalender WRC modern.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU