Gregoire Munster gagal mengubah start impresif menjadi kemenangan setelah reli kandangnya di Monteberg Rally Belgia berakhir mengecewakan akibat rangkaian masalah sepanjang lomba.
Munster tampil sangat cepat pada awal reli dan langsung memimpin klasemen keseluruhan setelah special stage pembuka. Namun momentum tersebut tidak bertahan lama ketika pembalap Belgia itu mengalami ban pecah di etape kedua.
Insiden tersebut membuat posisi terdepan jatuh ke tangan pembalap Prancis Stephane Lefebvre, yang kemudian mengontrol reli secara dominan hingga finis dengan keunggulan lebih dari satu menit.

Meski kehilangan banyak waktu akibat puncture, Munster masih mampu menunjukkan kecepatan kompetitif dengan mencatat beberapa fastest stage sepanjang reli. Namun, kesalahan taktis pada special stage kesembilan semakin menghancurkan peluangnya setelah datang terlambat ke etape tersebut.
Pada akhirnya, Munster hanya mampu menyelesaikan reli di posisi ke-49 secara keseluruhan. Hasil tersebut menjadi pukulan lain bagi pembalap Belgia tersebut setelah kehilangan kursinya di M-Sport Ford WRT usai musim WRC sebelumnya.
Musim ini M-Sport memilih duet pembalap Irlandia Josh McErlean dan Jon Armstrong untuk program utama Rally1 mereka.
Monteberg Rally sendiri digunakan Munster sebagai persiapan menuju kejuaraan reli Belgia sambil membangun kembali reputasinya bersama Hyundai i20N Rally2 untuk membuka peluang kembali ke WRC musim depan.
“Kami menggunakan reli ini untuk mencoba berbagai kombinasi setup dan mengeksplorasi limit mobil.”
“Perasaan di balik kemudi Hyundai i20N sangat bagus dan rasa percaya diri langsung kembali.”
Munster juga memberikan apresiasi kepada co-driver Diederik Pattyn, yang membantunya menggunakan pacenote berbahasa Prancis selama reli berlangsung.
Sementara itu, kejutan besar datang dari pembalap muda Thomas Martens, yang finis kedua dalam debutnya bersama co-driver baru Tom Buysen.
Perebutan podium terakhir berlangsung ketat setelah Erik Cais kehilangan posisi akibat kesalahan menjelang akhir reli. Kesempatan tersebut dimanfaatkan pembalap lokal Christophe Merlevede, yang berhasil finis ketiga dalam debutnya menggunakan mobil Rally2 bersama Lancia Ypsilon.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!