WRC Vodafone Rally de Portugal 2026 akan berlangsung pada 7 hingga 10 Mei sebagai putaran keenam FIA World Rally Championship musim ini dengan pusat operasional kembali berbasis di Exponor, Matosinhos, dekat Porto.
Pembukaan reli dijadwalkan berlangsung pada Kamis malam melalui ceremonial start di kota bersejarah Coimbra sebelum para pembalap memasuki rangkaian special stage gravel khas Portugal.
Reli Portugal musim ini akan menghadirkan total 23 special stage dengan jarak kompetitif mencapai 345,14 kilometer dari total rute keseluruhan sekitar 1.862 kilometer. Karakter lintasan tetap menjadi salah satu tantangan paling kompleks dalam kalender WRC karena kombinasi gravel lembut, permukaan berbatu, serta jalur berlubang yang sangat membebani ban dan suspensi.

Etape Amarante kembali menjadi special stage terpanjang dalam reli dengan panjang 26,24 kilometer. Lintasan ini dikenal menuntut konsentrasi tinggi serta konsistensi pace dalam kondisi grip yang terus berubah sepanjang etape.
Sementara itu, etape legendaris Fafe tetap menjadi pusat perhatian utama akhir pekan ini. Ribuan penonton diperkirakan kembali memadati area Pedra Sentada yang terkenal dengan lompatan besar Rally1. Fafe juga kembali ditetapkan sebagai Wolf Power Stage penutup reli pada Minggu.
Etape klasik lainnya seperti Lousa dan Arganil juga kembali masuk itinerary 2026 dengan karakter pegunungan berkecepatan tinggi yang membutuhkan presisi ekstrem dari pembalap serta co-driver.
Musim ini FIA juga mulai menerapkan aturan baru terkait waktu istirahat kru. Total waktu istirahat kini wajib setidaknya sama dengan total waktu kompetisi, dengan minimum 10 jam istirahat per hari guna mengurangi risiko kelelahan ekstrem yang sempat menjadi keluhan pembalap dalam beberapa musim terakhir.
Selain itu, format remote service kembali digunakan pada hari Jumat. Para tim tidak kembali ke service park utama di Matosinhos di antara putaran etape, melainkan menggunakan area servis jarak jauh di Arganil untuk membatasi intervensi mekanis besar selama reli berlangsung.
Dari sisi kompetitif, Toyota Gazoo Racing datang sebagai favorit utama setelah mendominasi Reli Portugal sejak 2019. Elfyn Evans memimpin klasemen pembalap menjelang Portugal dengan selisih tipis atas rekan setimnya, Takamoto Katsuta.
Selain Evans dan Katsuta, perhatian juga tertuju kepada Sebastien Ogier yang memiliki rekor tujuh kemenangan di Portugal dan kembali datang dengan momentum kuat usai kemenangan dominan di Kepulauan Canary.
Kondisi cuaca diperkirakan kembali memainkan peran besar sepanjang reli. Debu tebal dapat mengganggu visibilitas apabila cuaca panas, sementara hujan berpotensi mengubah lintasan gravel Portugal menjadi sangat licin dan berlumpur.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!