Formula 1, Sportrik Media - Nigel Mansell menyatakan harapannya agar Lewis Hamilton mampu meraih gelar dunia kedelapan bersama Scuderia Ferrari, dalam apa yang ia sebut sebagai skenario “romantis” dalam karier Formula 1.
Juara dunia 1992 itu menilai Hamilton masih memiliki peluang untuk menambah koleksi gelarnya meskipun menghadapi persaingan kuat dari generasi baru, termasuk Lando Norris bersama McLaren. Mansell menekankan bahwa pengalaman dan kualitas Hamilton tetap menjadi faktor penting dalam perebutan gelar.
“Saya akan sedikit romantis, saya ingin Lewis melakukannya,” ujar Mansell kepada Sky Sports F1.

“Lando masih punya banyak waktu di masa depan, dia bisa melakukannya lagi.”
Hamilton mengalami musim 2025 yang sulit pada tahun pertamanya bersama Ferrari, finis di posisi keenam tanpa podium grand prix. Namun, performanya menunjukkan peningkatan pada awal musim 2026, termasuk hasil podium di China yang menempatkannya di posisi keempat klasemen sementara.
Perkembangan performa Ferrari musim ini memberikan indikasi kemajuan teknis, meskipun tim asal Maranello tersebut masih berupaya mengejar keunggulan awal musim yang ditunjukkan oleh Mercedes. Sementara itu, McLaren juga terus tampil kompetitif, menciptakan dinamika persaingan tiga arah di papan atas.
Mansell menilai bahwa keseimbangan kompetitif ini dapat menjadi faktor kunci dalam perebutan gelar, terutama jika perubahan regulasi yang sedang dibahas mampu memperkecil selisih performa antar tim.
“Lewis kembali termotivasi. Ferrari melakukan pekerjaan luar biasa selama musim dingin. Mereka ada di posisi kompetitif, Mercedes masih menjadi acuan, dan McLaren juga akan tetap di sana,” jelasnya.
Selain peluang gelar dunia, Mansell juga menyoroti potensi Hamilton mencetak rekor baru di Grand Prix Inggris. Ia meyakini Hamilton memiliki peluang besar untuk meraih kemenangan ke-10 di Silverstone Circuit, yang akan menjadi pencapaian bersejarah dalam kariernya.
“Peluangnya sangat besar. Saya yakin itu bisa terjadi,” tambah Mansell.
Ia juga memperkirakan bahwa dengan potensi penyesuaian regulasi dan perkembangan performa tim, persaingan akan semakin ketat saat musim memasuki fase pertengahan.
“Saat kita tiba di Silverstone, saya pikir jaraknya akan sangat dekat. Saya berharap balapan yang epik, dengan enam atau tujuh pembalap yang bisa menang,” ujarnya.
Dengan kombinasi pengalaman Hamilton, peningkatan performa Ferrari, serta kompetisi yang semakin seimbang, musim 2026 berpotensi menjadi salah satu pertarungan gelar paling terbuka dalam beberapa tahun terakhir, sekaligus membuka peluang bagi Hamilton untuk mencetak sejarah baru sebelum akhir kariernya di Formula 1.



Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!