MotoGP, Sportrik Media - Marc Marquez dari Ducati Lenovo Team meraih kemenangan dalam Sprint Race MotoGP Brasil 2026 di Goiania setelah mengejar dan menyalip Fabio Di Giannantonio dalam duel ketat hingga lap terakhir.
Sprint sepanjang 15 lap tersebut sempat mengalami penundaan lebih dari satu jam akibat ditemukannya lubang pada lintasan lurus utama. Perbaikan darurat dilakukan sebelum balapan akhirnya dimulai pukul 16:20 waktu setempat, dengan seluruh pembalap menggunakan ban depan keras dan mayoritas memilih ban belakang lunak.
Di Giannantonio yang start dari pole langsung memimpin dan membangun jarak di awal balapan. Namun, ritme balapan mulai berubah di fase tengah ketika Marquez secara konsisten memangkas selisih waktu dan mulai menekan pembalap VR46 tersebut.

Momentum penentuan terjadi di lap-lap akhir saat Di Giannantonio melakukan kesalahan kecil saat keluar ke lintasan lurus utama, memberikan celah bagi Marquez untuk mengambil alih posisi terdepan. Upaya balasan di lap terakhir tidak cukup untuk merebut kembali posisi, dengan Marquez mengamankan kemenangan pertamanya sejak cedera bahu tahun lalu.
Pertarungan podium juga berlangsung ketat antara dua pembalap Aprilia Racing, yakni Jorge Martin dan Marco Bezzecchi. Martin berhasil memanfaatkan kesalahan Bezzecchi di pertengahan balapan untuk naik ke posisi ketiga dan mempertahankannya hingga finis, mencatatkan podium pertamanya bersama Aprilia.
Bezzecchi harus puas di posisi keempat, diikuti Ai Ogura dari Trackhouse yang melengkapi lima besar. Sementara itu, Fabio Quartararo sempat tampil agresif di awal balapan sebelum akhirnya finis keenam sebagai hasil terbaik Yamaha.
Di belakangnya, Alex Marquez dan Francesco Bagnaia masing-masing finis di posisi tujuh dan delapan. Pemimpin klasemen Pedro Acosta hanya mampu finis kesembilan, namun tetap menjadi pembalap KTM terbaik dan mempertahankan keunggulan poin.
Balapan juga diwarnai insiden, dengan Joan Mir, Johann Zarco, dan Maverick Vinales gagal finis akibat kecelakaan. Sementara itu, rookie Fermin Aldeguer mengalami start buruk dan turun dari posisi tujuh ke posisi 20 pada lap pertama sebelum finis ke-14.
Hasil ini menegaskan kembali kekuatan Ducati dalam kondisi balapan campuran, sekaligus menunjukkan peningkatan kompetitif Aprilia dan konsistensi Yamaha dalam memanfaatkan peluang. Dengan jarak poin yang masih ketat di awal musim, hasil Sprint ini menjadi faktor penting dalam dinamika klasemen kejuaraan.






















Diskusi & Komentar (0)
Mari Bergabung dalam Diskusi!
Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.
Komentar Terbaru
Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!