SPONSORED

FIA Evaluasi Regulasi Baru F1 usai Miami

Notifikasi
Ifan Apriyana
Ifan Apriyana
0
Antonelli Desak Mercedes Atasi Start Buruk TO NEWS OVERVIEW
© XPBimages

FIA dijadwalkan menggelar pertemuan penting bersama Formula 1, tim, dan pabrikan power unit pada Jumat waktu setempat untuk mengevaluasi efektivitas perubahan regulasi terbaru yang debut pada Miami Grand Prix 2026. Evaluasi tersebut dilakukan setelah sejumlah penyesuaian teknis diperkenalkan untuk memperbaiki distribusi energi hybrid dan meningkatkan aspek keselamatan.

Pertemuan itu diperkirakan membahas hasil awal implementasi regulasi revisi yang diterapkan FIA selama jeda April. Fokus utama perubahan berada pada sistem manajemen energi hybrid, terutama untuk mengurangi fenomena super-clipping dan perilaku lift and coast yang sebelumnya dinilai terlalu ekstrem pada beberapa seri awal musim.

Salah satu revisi terbesar adalah pengurangan energi recovery saat kualifikasi dari 8 MJ menjadi 7 MJ per lap. Selain itu, FIA juga menurunkan efek boost dalam balapan dan meningkatkan batas super-clipping dari 250 kW menjadi 350 kW. Langkah tersebut bertujuan menjaga distribusi tenaga listrik lebih merata di seluruh lap sehingga karakter balapan menjadi lebih natural.

Red Bull Pantau Piastri untuk Skenario 2027
Baca JugaRed Bull Pantau Piastri untuk Skenario 2027

Dari sisi keselamatan, FIA memperkenalkan sistem baru bernama low-power pull-away detection yang dirancang mendeteksi mobil dengan akselerasi terlalu lambat setelah pelepasan kopling saat start. Dalam kondisi tertentu, MGU-K akan otomatis aktif untuk memastikan mobil tetap mencapai tingkat akselerasi minimum tanpa memberikan keuntungan performa tambahan.

ADVERTISEMENT

Sistem tersebut juga dilengkapi lampu belakang dan samping yang lebih terang untuk memperingatkan pembalap di belakang ketika mode keselamatan aktif. Pengembangan ini muncul setelah beberapa insiden dan situasi berbahaya pada fase awal musim, termasuk perbedaan kecepatan ekstrem saat launch dan deployment energi penuh.

Selain area power unit, FIA turut melakukan revisi pada regulasi temperatur tyre blanket ban intermediate. Temperatur pemanas ban ditingkatkan demi mengurangi risiko hilangnya grip saat pembalap keluar pit lane menggunakan ban baru dalam kondisi lintasan basah atau transisi. Perubahan tersebut menjadi bagian dari upaya lebih luas untuk meningkatkan konsistensi perilaku ban dalam kondisi cuaca variabel.

FIA diketahui mengembangkan seluruh perubahan ini melalui konsultasi intensif bersama tim seperti Mercedes, Ferrari, Red Bull Racing, serta para pabrikan power unit dan pembalap. Meski sempat muncul kritik bahwa Formula 1 membutuhkan revisi yang lebih radikal, mayoritas pihak paddock menilai implementasi awal di Miami menunjukkan arah yang positif.

ADVERTISEMENT

Secara teknis, perubahan ini juga menjadi indikasi bahwa Formula 1 masih terus menyempurnakan keseimbangan antara elektrifikasi, performa, dan keselamatan menjelang era regulasi berikutnya. Dengan kalender segera memasuki fase Eropa yang menuntut efisiensi energi lebih tinggi, FIA diperkirakan akan terus memantau data deployment hybrid dan karakter balapan sebelum memutuskan apakah revisi tambahan diperlukan pada pertengahan musim.

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU