SPONSORED

Armstrong Lihat Keuntungan Start di Portugal

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0

Jon Armstrong menilai posisi start dapat menjadi faktor penting bagi peluang M-Sport Ford pada Reli Portugal 2026. Pembalap Irlandia Utara tersebut berharap mampu menjalani reli bersih tanpa masalah besar setelah akhir pekan sulit pada Reli Kepulauan Canary sebelumnya.

Armstrong bersama navigator Shane Byrne hanya finis ke-11 di Canary Islands Rally setelah menghadapi sejumlah masalah teknis dan berbagai insiden sepanjang event. Mereka bahkan gagal meraih poin WRC dengan selisih tipis 2,8 detik, hasil yang membuat Portugal menjadi momentum penting untuk memulihkan performa.

Setelah dua putaran aspal beruntun, kalender WRC kini kembali memasuki fase gravel melalui Reli Portugal, yang menjadi event gravel Eropa pertama musim ini. Armstrong mengakui karakter reli tersebut akan sangat berbeda dibanding Safari Rally Kenya meski beberapa elemen kondisi lintasan masih dapat memiliki kesamaan jika hujan turun.

Neuville Masih Dibayangi Masalah Grip Hyundai
Baca JugaNeuville Masih Dibayangi Masalah Grip Hyundai

“Jika Kamis dan Jumat tetap kering, posisi start bisa menjadi keuntungan bagi kami. Tetapi jika kondisi berubah menjadi basah, keuntungan itu bisa hilang,” ujar Armstrong.

ADVERTISEMENT

Dari sisi teknis, Armstrong menjelaskan setup mobil Portugal jauh berbeda dibanding Safari Rally. Reli Portugal menggunakan karakter gravel Eropa dengan ride height lebih rendah, setup suspensi lebih agresif, serta kebutuhan grip mekanis yang lebih tinggi pada tikungan cepat dan permukaan kerikil longgar.

Kondisi cuaca diperkirakan menjadi salah satu faktor paling menentukan sepanjang akhir pekan. Jika lintasan tetap kering, pembalap dengan posisi start lebih belakang berpotensi mendapatkan grip lebih baik setelah jalur dibersihkan mobil di depan. Namun apabila hujan datang, kondisi lumpur dan permukaan licin dapat langsung mengubah keuntungan tersebut.

Armstrong sendiri bukan pendatang baru di Portugal setelah sebelumnya tiga kali tampil pada event tersebut sejak debut pertamanya tahun 2016. Salah satu peluang terbaiknya datang pada 2021 ketika ia sempat memimpin kategori Junior WRC sebelum kehilangan kesempatan menang akibat ban bocor.

ADVERTISEMENT

Pada musim berikutnya, Armstrong kembali mengalami masalah teknis sejak awal reli sehingga gagal mempertahankan ritme kompetitif. Pengalaman tersebut membuat pendekatan 2026 lebih difokuskan pada konsistensi dan manajemen risiko dibanding sekadar mengejar kecepatan maksimal.

“Tujuan utama kami adalah menjalani reli dengan bersih dan menghindari masalah,” jelas Armstrong.

Dari perspektif kejuaraan, Reli Portugal dipandang penting bagi M-Sport Ford untuk mengembalikan stabilitas performa pada fase awal musim gravel. Dengan karakter lintasan yang sangat menuntut ketahanan ban, setup suspensi, dan adaptasi kondisi cuaca, reli ini juga menjadi titik referensi utama pengembangan mobil Rally2 sepanjang kalender Eropa.

ADVERTISEMENT

Armstrong percaya kemampuan beradaptasi akan menjadi faktor penentu utama hasil akhir. Dalam reli yang terkenal keras terhadap mobil dan ban seperti Portugal, kesalahan kecil atau strategi yang salah dapat langsung mengubah jalannya persaingan.

Dengan tekanan persaingan gravel Eropa mulai meningkat dan kondisi Portugal yang diprediksi tidak stabil sepanjang akhir pekan, Armstrong kini menghadapi salah satu reli paling penting musim ini untuk membangun kembali momentum bersama M-Sport Ford.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU