SPONSORED

Neuville Masih Dibayangi Masalah Grip Hyundai

Notifikasi
Dhiafakhri Ali
Dhiafakhri Ali
0

Thierry Neuville menunjukkan kecepatan menjanjikan pada shakedown Reli Portugal 2026 setelah mencatat waktu tercepat, namun pembalap Hyundai Motorsport itu mengakui masalah besar terkait grip mobil masih belum sepenuhnya teratasi.

Hasil tercepat di sesi uji coba tersebut menjadi sinyal positif bagi Hyundai setelah awal musim yang sulit menghadapi dominasi Toyota Gazoo Racing. Meski demikian, Neuville menegaskan performa satu etape belum cukup membuktikan bahwa Hyundai telah menyelesaikan persoalan utama mobil Rally1 mereka.

Sepanjang awal musim 2026, Hyundai terus melakukan berbagai penyesuaian setup dan pengembangan untuk mencoba memperkecil jarak dengan Toyota. Namun juara dunia 2024 itu mengaku dirinya masih belum mampu memahami batas performa mobil secara konsisten, terutama dalam kondisi grip yang berubah-ubah.

Hyundai Ungkap Upgrade Mesin Jelang Portugal
Baca JugaHyundai Ungkap Upgrade Mesin Jelang Portugal

“Saya tidak tahu batas kemampuan mobil ini. Kadang rasanya cukup baik, tetapi kadang sangat buruk,” ujar Neuville.

ADVERTISEMENT

Dari sisi teknis, Neuville menyebut masalah terbesar Hyundai saat ini berkaitan dengan feeling grip ban dan keseimbangan chassis. Ketidakstabilan tersebut membuat pembalap Belgia itu kesulitan membangun ritme konsisten, terutama ketika harus menyerang penuh di lintasan gravel berkecepatan tinggi.

Menurut Neuville, situasi tersebut sangat berbeda dibanding musim 2024 ketika ia masih mampu memahami karakter mobil secara alami. Kini ia merasa hubungan antara input pembalap dan respons mobil belum memberikan kepercayaan diri penuh untuk mendorong hingga limit maksimum.

“Saya ingin kembali mencetak waktu tercepat dan bertarung di depan. Sudah lama saya tidak bisa melakukan itu,” kata Neuville.

ADVERTISEMENT

Meski demikian, performa Hyundai pada shakedown Portugal tetap memberi harapan baru. Adrien Fourmaux sempat menjadi yang tercepat pada run awal sebelum Neuville mengambil alih posisi teratas setelah beberapa kali percobaan. Hasil tersebut memperlihatkan Hyundai mulai menemukan baseline setup lebih kompetitif di gravel.

Reli Portugal juga dipandang sebagai salah satu event yang secara karakter lebih cocok untuk Hyundai dibanding reli aspal sebelumnya. Permukaan gravel Portugal yang lebih longgar diperkirakan dapat membantu mengurangi kelemahan grip yang selama ini menjadi masalah utama.

Namun Neuville tetap realistis mengenai peluang Hyundai menghentikan dominasi Toyota. Ia mengakui Hyundai mungkin belum mampu menjadi yang tercepat di setiap etape, tetapi setidaknya kini berada lebih dekat dalam perebutan kemenangan.

ADVERTISEMENT

“Ini reli pertama di mana kami seharusnya benar-benar bisa bertarung di depan,” jelas Neuville.

Cuaca diperkirakan menjadi faktor besar sepanjang akhir pekan dengan ancaman hujan mulai Sabtu. Neuville percaya kondisi tersebut dapat membuat persaingan lebih seimbang karena grip lintasan berubah cepat dan membuka peluang strategi berbeda antar tim.

Dengan Hyundai masih mencari solusi penuh terhadap masalah grip serta Toyota tetap tampil dominan di awal musim, Reli Portugal kini menjadi salah satu titik paling penting musim 2026 untuk menentukan apakah Neuville benar-benar mampu kembali ke pertarungan kemenangan reguler di WRC.

ADVERTISEMENT

Diskusi & Komentar (0)

Mari Bergabung dalam Diskusi!

Masuk dengan mudah untuk mulai memberikan komentar, membalas, dan berinteraksi dengan pembaca lainnya.

Aman, Cepat & Terenkripsi

Komentar Terbaru

Belum ada komentar. Jadilah yang pertama!

RECOMMENDED FOR YOU