SPONSORED

Verstappen Akui Sempat Bicara Serius dengan McLaren dan Mercedes

Notifikasi
Rizaldi Maulana
Rizaldi Maulana
0
Verstappen Akui Sempat Bicara Serius dengan McLaren dan Mercedes
TO NEWS OVERVIEW
Max Verstappen spoke with McLaren and Mercedes before re-signing with Red Bull

Max Verstappen akhirnya angkat bicara. Empat kali juara dunia Formula 1 itu mengakui bahwa ia sempat menjalin pembicaraan serius dengan McLaren dan Mercedes sebelum akhirnya memperpanjang kontrak bersama Red Bull.

Kepastian masa depan Verstappen menjadi salah satu drama terpanjang di paddock F1 musim ini. Spekulasi bergulir berbulan-bulan, hingga akhirnya sang pembalap asal Belanda menandatangani kontrak baru yang diumumkan tepat sebelum Grand Prix Belanda di Zandvoort. Kesepakatan ini akan mengikatnya di Red Bull setidaknya hingga akhir 2030.

Dalam wawancara eksklusif dengan BBC Sport, Verstappen untuk pertama kalinya mengonfirmasi bahwa ia memang melakukan diskusi dengan dua tim rival tersebut. "Tentu saja, pembicaraan apa pun saya anggap serius. Semua berjalan dengan saling menghormati. Tidak ada yang salah dengan itu," ujarnya. "Saya merasa bertahan adalah pilihan yang tepat. Anda harus mengikuti kata hati."

Verstappen Admits Serious Talks with McLaren and Mercedes Before Red Bull Stay
Read AlsoVerstappen Admits Serious Talks with McLaren and Mercedes Before Red Bull Stay

Keputusan itu terbilang berani mengingat musim 2026 berjalan berat bagi Verstappen. Ia belum sekalipun merasakan kemenangan bersama Red Bull, yang performanya justru menurun drastis dibanding era dominasi sebelumnya. Namun, juara dunia bertahan itu menegaskan bahwa dirinya bukan tipe orang yang lari dari tantangan.

ADVERTISEMENT

"Saya bisa saja kabur sejak awal karier saya di Red Bull dan pindah ke tempat lain untuk mencoba menang. Tapi jika punya sedikit kesabaran, pada akhirnya Anda akan menang. Saya rasa itu pendekatan saya sekarang juga," jelasnya. Ia juga mengaku kerap menenangkan timnya: "Saya selalu bilang, jangan stres, kerjakan saja mobilnya. Karena semakin cepat mobilnya, keputusan akan semakin mudah."

Verstappen menambahkan bahwa ia tidak pernah merasa perlu membuktikan diri di mobil lain. "Saya tidak keberatan dengan tantangan. Saya tidak punya keinginan atau kebutuhan untuk menunjukkan bahwa saya bisa menang di mobil lain," katanya. "Mudah saja lari ke mobil tercepat dan mengulang semuanya. Tapi itu bukan cara saya. Anda tidak bisa menjadi kapten kapal lalu melompat begitu ada masalah. Memang ada masa sulit setelah tahun-tahun dominan, tapi saya tidak masalah membangun ulang. Itu tantangan lain."

Dengan kontrak baru yang mengamankan masa depannya, Verstappen kini bisa fokus penuh untuk membawa Red Bull bangkit di sisa musim 2026. Pertanyaannya, bisakah ia mengembalikan kejayaan tim asal Milton Keynes itu di tengah persaingan ketat dengan McLaren dan Mercedes yang justru tampil perkasa?

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU