Pabrikan asal Jepang, Toyota, kembali menorehkan tinta emas dalam sejarah ajang balap ketahanan dunia dengan mengamankan gelar juara dunia pabrikan FIA World Endurance Championship (WEC) kedelapan mereka. Kepastian ini diraih setelah tim melibas posisi finis satu-dua yang sangat dominan pada seri 6 Jam Barcelona yang berlangsung sengit di bawah kondisi cuaca berubah-ubah.
Mobil nomor 8 yang digawangi oleh Ryo Hirakawa bersama rekan setimnya sukses melintasi garis finis terdepan setelah berjuang selama enam jam penuh. Balapan sendiri dimulai di atas lintasan basah akibat diguyur hujan, sebelum akhirnya perlahan mengering dan menuntut kecermatan tinggi dari para insinyur serta pemandu strategi di pit wall.
Keberhasilan ini tidak diraih dengan mudah, terutama karena ancaman nyata sempat diberikan oleh debutan baru, Genesis Magma Racing. Lewat penampilan impresif di sesi kualifikasi, Genesis sempat menempatkan mobil mereka di barisan terdepan grid dan bahkan memimpin jalannya balapan pada fase awal melalui aksi Dani Juncadella sebelum melakukan kesalahan kecil di Tikungan 5.

Namun, pengalaman berbicara banyak ketika kru mobil nomor 8 mampu bangkit dari penalti lima detik akibat pelanggaran prosedur start. Sesi stint brilian yang ditunjukkan oleh Brendon Hartley saat pergantian ke ban slick berhasil mengembalikan posisi puncak, mengungguli mobil saudara nomor 7 yang dikemudikan oleh Nyck de Vries, Mike Conway, dan Kamui Kobayashi.
Pada akhirnya, mobil nomor 8 Toyota GR010 Hybrid berhasil menyentuh garis finis dengan keunggulan tipis 0,583 detik di depan mobil nomor 7. Podium ketiga secara meyakinkan diamankan oleh Ferrari lewat mobil nomor 499P yang dikemudikan oleh Miguel Molina, Antonio Fuoco, dan Nicklas Nielsen, setelah melakukan perjuangan hebat dari posisi kedelapan di grid start.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!