Advertisement Sportrik
15s

Stefano Domenicali Soroti Ancaman Kalender F1 Timur Tengah

Stefano Domenicali Soroti Ancaman Kalender F1 Timur Tengah
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - CEO Formula 1, Stefano Domenicali, mengakui pihaknya tengah mempertimbangkan berbagai opsi terkait masa depan dua balapan Timur Tengah di kalender musim 2026 menyusul meningkatnya konflik regional yang menimbulkan ketidakpastian terhadap penyelenggaraan Grand Prix Bahrain dan Arab Saudi.

Ketegangan geopolitik yang meningkat di kawasan tersebut menimbulkan keraguan besar mengenai apakah balapan di Bahrain International Circuit dan Jeddah Corniche Circuit dapat berlangsung sesuai jadwal bulan depan. Sejumlah alternatif venue dikabarkan sedang dipertimbangkan, meskipun terdapat kemungkinan bahwa dua balapan tersebut tidak digantikan apabila situasi keamanan tidak memungkinkan.

Dengan Grand Prix Bahrain tinggal sekitar satu bulan lagi, Domenicali menegaskan bahwa keputusan final belum dapat diambil dalam waktu dekat karena situasi keamanan masih terus berkembang.

Max Verstappen Damages Red Bull Car in F1 Australia Practice
Read AlsoMax Verstappen Damages Red Bull Car in F1 Australia Practice

“Pendekatan kami pertama-tama adalah keselamatan bagi semua pihak terkait, baik orang-orang yang terlibat maupun promotor acara,” kata Domenicali.

ADVERTISEMENT

“Kami tidak ingin membuat pernyataan hari ini karena situasinya terus berubah. Kami masih memiliki waktu untuk membuat keputusan yang tepat.”

“Keputusan ini akan diambil bersama. Kami memiliki berbagai opsi terbuka.”

Konflik yang terjadi di kawasan tersebut juga berdampak langsung pada kegiatan Formula 1 sebelumnya. Serangan yang terjadi di Bahrain pekan lalu menyebabkan pembatalan uji ban yang direncanakan oleh Pirelli, memaksa pihak kejuaraan untuk mengambil langkah cepat demi memastikan keselamatan seluruh personel yang berada di wilayah tersebut.

ADVERTISEMENT

Situasi keamanan itu juga memicu gangguan perjalanan menuju seri pembuka musim di Sirkuit Albert Park, karena sejumlah bandara di Timur Tengah merupakan titik transit utama menuju Melbourne.

“Ketika kami melihat situasi berkembang, kami memiliki personel di Dubai dan Bahrain untuk uji ban Pirelli yang akhirnya harus dibatalkan,” ujar Domenicali.

“Kami juga memiliki orang-orang di Doha. Itu menjadi beberapa hari yang sangat intens untuk menjadwal ulang semuanya. Fakta bahwa kami bisa berada di sini sekarang sudah merupakan keberhasilan besar.”

ADVERTISEMENT

Domenicali menekankan kompleksitas logistik Formula 1 yang jauh lebih besar dibandingkan olahraga lain. Menurutnya, perpindahan lebih dari 3.000 personel serta ratusan ton peralatan teknis ke berbagai negara setiap pekan balapan menjadikan situasi geopolitik seperti ini sebagai tantangan besar bagi kejuaraan dunia tersebut.

Dengan kalender yang masih dapat berubah tergantung perkembangan keamanan di kawasan Timur Tengah, Formula 1 kini terus memantau situasi sambil mempertimbangkan langkah strategis untuk menjaga keberlangsungan musim 2026 tanpa mengorbankan faktor keselamatan.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU