WorldSBK, Sportrik Media - Sam Lowes bersama Marc VDS Racing Team menegaskan dirinya menjadi satu-satunya pembalap yang mampu menantang dominasi duet Nicolo Bulega dan Iker Lecuona pada WorldSBK Belanda 2026 di Assen.
Lowes mencatatkan tiga podium sepanjang akhir pekan, pencapaian pertama dalam kariernya di World Superbike, di tengah dominasi kuat Ducati. Pembalap asal Inggris tersebut hanya kalah dari dua pembalap pabrikan Ducati dalam seluruh balapan, sekaligus menunjukkan keunggulan signifikan dibandingkan pembalap Ducati satelit lainnya maupun rival dari pabrikan lain.
Ia mengakui bahwa Bulega dan Lecuona masih memiliki keunggulan performa, namun merasa puas dengan kemampuannya untuk tetap berada dalam jarak kompetitif, bahkan lebih dekat dibandingkan pembalap seperti Alvaro Bautista yang finis keempat dalam ketiga balapan.

“Saya rasa Bulega memiliki keunggulan cukup besar, sementara Iker sedikit lebih dekat. Saya senang bisa bertarung dengan mereka karena saat ini mereka adalah referensi, baik dari sisi motor maupun tim,” ujar Lowes kepada WorldSBK.com.
“Saya juga senang karena saya satu-satunya yang mampu berada dekat dan bertarung dengan mereka, bahkan bisa mengungguli salah satu dari mereka di kualifikasi.”
Lowes menilai pendekatan balapan yang lebih terukur menjadi kunci konsistensinya sepanjang akhir pekan, terutama dalam memastikan hasil kuat di balapan ketiga setelah dua hasil positif sebelumnya.
“Saya mencoba tetap berhati-hati dan menutup akhir pekan dengan balapan yang solid. Setelah dua balapan bagus, penting untuk mengakhiri dengan hasil yang kuat,” tambahnya.
Pembalap Inggris itu juga menegaskan bahwa performa di Assen bukanlah anomali, melainkan bagian dari tren positif sepanjang musim 2026. Ia hanya mencatat satu kesalahan signifikan sejauh ini, yakni kecelakaan di Phillip Island dalam kondisi hujan.
“Enam balapan terakhir berjalan baik. Kesalahan di Phillip Island terjadi dalam kondisi hujan, yang bisa saja terjadi. Selain itu, saya selalu finis dan itu menempatkan kami dalam posisi yang baik,” jelas Lowes.
Ia juga menyoroti bahwa penggunaan ban dengan kompon lebih keras dibandingkan musim lalu turut menguntungkan Ducati, yang memperbesar selisih performa di Assen. Namun, ia memperkirakan kondisi tersebut bisa berbeda di sirkuit lain.
“Saya rasa alokasi ban lebih keras akhir pekan ini membantu Ducati, mungkin membuat perbedaan terlihat lebih besar. Di balapan lain, situasinya bisa berbeda,” katanya.
Dalam upaya mengejar duet Ducati, Lowes mengakui masih memiliki ruang untuk meningkatkan gaya berkendaranya, yang dinilai masih dipengaruhi pendekatan Moto2 pada beberapa sektor lintasan.
“Saya mencoba memahami apa yang mereka lakukan dan meningkatkan beberapa aspek. Saya masih perlu berkembang dalam gaya berkendara, karena di beberapa bagian masih seperti Moto2,” ujarnya.
Dengan tren performa yang konsisten dan margin yang relatif kecil, Lowes melihat peluang untuk terus mendekati posisi terdepan dalam seri-seri berikutnya. Ia menegaskan fokus utama adalah peningkatan performa sejak sesi Jumat agar dapat lebih kompetitif sepanjang akhir pekan WorldSBK berikutnya.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!