Isack Hadjar terpaksa menepi lebih lama dari perkiraan. Pebalap asal Prancis itu kembali absen di Grand Prix Italia akhir pekan ini di Monza, setelah sebelumnya melewatkan seri Belanda di Zandvoort. Cedera pergelangan tangan yang dialaminya saat latihan di jeda musim panas Formula 1 musim ini ternyata belum pulih total.
Absennya Hadjar membuka peluang bagi Liam Lawson untuk kembali membela Red Bull dalam dua pekan beruntun. Sementara itu, Yuki Tsunoda dipromosikan ke Racing Bulls menggantikan Lawson. Namun, target comeback Hadjar di Grand Prix Spanyol di Madrid akhir pekan depan kini diragukan oleh manajemen tim.
Prinsipal Red Bull, Laurent Mekies, mengakui bahwa waktu pemulihan yang tersedia terlalu sempit. “Madrid hanya beberapa hari lagi, jadi itu sulit,” ujarnya kepada Canal+ di sela latihan bebas Monza, Jumat (5/9/2025). “Kami akan mengevaluasi ulang kondisinya, tapi menargetkan Madrid mungkin berisiko. Kami mengambil satu balapan pada satu waktu dan melihatnya secara lebih rasional.”

Mekies menegaskan bahwa prioritas utama adalah memastikan Hadjar kembali dalam kondisi seratus persen tanpa risiko terhadap masa depannya. “Kami tidak punya alasan untuk mengambil risiko. Musimnya sejauh ini fantastis, dia masih sangat muda, dan meningkat setiap kali membalap. Jadi penting baginya untuk kembali saat benar-benar siap,” tambahnya.
Hadjar sendiri sempat berharap bisa turun di Monza setelah melaporkan perkembangan positif dalam pemulihannya. Dalam video yang diunggah di media sosial Red Bull, pebalap berusia 21 tahun itu mengatakan pembengkakan sudah berkurang dan mobilitas meningkat setiap hari. Namun, tim akhirnya memutuskan untuk tidak memaksakannya tampil di Italia.
Menariknya, Hadjar juga meminta saran dari juara dunia MotoGP, Marc Marquez, yang pernah mengalami cedera lengan parah di Jerez 2020. Marquez sempat berniat kembali balapan hanya beberapa hari setelah operasi, namun justru memperpanjang masa pemulihannya. “Saya belajar bahwa melewatkan satu balapan tidak akan mengubah hidup Anda. Cedera yang memburuk karena terlalu cepat kembali justru bisa mengubah segalanya,” kata Marquez. Ia menilai Hadjar telah mengambil keputusan yang tepat dengan menunda comeback-nya.
Absennya Hadjar memberi Lawson kesempatan emas untuk membuktikan diri di Red Bull. Setelah tampil impresif di Zandvoort, Lawson kembali dipercaya mengisi kursi kosong tersebut. Pertarungan internal di Red Bull pun semakin menarik untuk disimak, apalagi performa Lawson bisa menjadi pertimbangan tim untuk masa depan.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!