Pedro Acosta mengusulkan agar jumlah lap Sprint MotoGP dibatasi setelah menilai balapan Sabtu di Sachsenring terlalu panjang dan tidak menghasilkan banyak perubahan posisi.
Tujuh pembalap terdepan mempertahankan urutan yang sama sejak lap pembuka hingga finis pada lap ke-15. Acosta, yang menempati posisi kedelapan, menjadi pembalap pertama yang mampu memperbaiki posisi setelah berada di urutan ke-10 pada lap awal.
“Tidak. Jelas tidak,” kata Acosta ketika ditanya apakah balapan tersebut terasa lebih menarik dari atas motor. “Sulit menghasilkan balapan yang bagus bagi penggemar ketika Sprint berlangsung selama 15 lap.”


Pembalap KTM itu memahami bahwa jarak Sprint ditetapkan sekitar setengah dari balapan utama. Namun, ia menilai lintasan dengan jumlah putaran tinggi sebaiknya memakai batas maksimum sekitar 10 lap agar kelompok depan tetap rapat dan peluang menyalip lebih besar.
Acosta menjelaskan bahwa selisih antara pemimpin dan posisi kedelapan masih sekitar tiga detik hingga lap ke-10. Setelah itu, kesulitan mengikuti pembalap lain dari jarak dekat dan penurunan grip ban depan membuat persaingan semakin renggang.
Ia menilai finis kedelapan mencerminkan tingkat daya saing KTM saat ini. Ketika motor bekerja baik, tim masih dapat mendekati lima besar, tetapi dalam kondisi sulit posisi alaminya berada di sekitar urutan ketujuh hingga ke-10.

Acosta juga memastikan kondisi tangannya setelah operasi sindrom lorong karpal bukan penyebab utama hasil tersebut. Ia hanya merasakan sedikit nyeri, sementara masalah terbesar tetap berasal dari penurunan grip depan yang membuat kecepatannya berkurang sepanjang Sprint.
Di sisi lain, Acosta mendukung format grid baru MotoGP dengan jarak lebih lebar antarpembalap dan antarbaris. Menurutnya, perubahan itu meningkatkan keselamatan menuju tikungan pertama karena jumlah motor yang berada berdampingan menjadi lebih sedikit.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!