Nicolo Bulega akhirnya angkat bicara soal keputusannya bergabung dengan Pertamina Enduro VR46 Racing Team untuk musim MotoGP 2027. Pembalap asal Italia itu menegaskan bahwa masa lalunya bersama tim asuhan Valentino Rossi menjadi faktor terbesar dalam pilihan ini, bukan sekadar peluang besar yang datang di depan mata.
Bulega bukan nama baru bagi VR46. Pada 2016, ia memulai debut grand prix-nya di Moto3 justru bersama tim itu. Empat musim ia habiskan di sana, termasuk promosi ke Moto2 pada 2019, sebelum pindah ke Gresini setahun kemudian dan kemudian berlabuh ke World Supersport pada 2022 bersama Aruba.it Racing Ducati.
Menariknya, kepindahan ke World Supersport itu punya kemiripan dengan langkahnya ke MotoGP nanti. Saat itu, ia datang di musim perdana regulasi 'Next Generation' yang memungkinkan motor seperti Panigale V2 ikut serta. Kini, ia akan menjadi bagian dari era baru MotoGP 850cc dengan ban Pirelli mulai 2027.

Selama lima musim terakhir, Bulega telah membangun ikatan kuat dengan Ducati. Naik ke WorldSBK pada 2024, ia bahkan berpeluang merebut gelar juara dunia musim ini. Keterlibatannya dalam pengembangan motor 850cc pabrikan Bologna juga menjadi bukti kepercayaan yang diberikan kepadanya. Tetapi di balik semua itu, ada sejarah panjang yang membuat kepulangannya ke VR46 terasa begitu personal.
"Naik ke MotoGP adalah mimpi, karena saya akan debut bersama Pertamina Enduro VR46 Racing Team," ujar Bulega. "Saya memilih tim ini karena saya selalu terhubung dengan mereka: saya berada di VR46 Riders Academy sejak kecil, jadi saya mengenal semua orang dengan sangat baik."
"Melakukan langkah ini dengan orang-orang yang saya kenal lebih mudah dari sisi kemanusiaan. Mereka semua sangat profesional. Ketika saya mulai balapan, saya bermimpi bisa sampai ke MotoGP. Lalu, karena banyak alasan, karier saya mengambil jalan berbeda. Saya pindah ke WorldSBK dan fokus membangun karier yang sukses."
"Tahun-tahun ini melampaui ekspektasi saya, jadi kami berpikir untuk melangkah naik ke kelas premier. Saya senang mencapai tujuan ini, meski butuh waktu lebih lama dan jalur yang berbeda dari biasanya. Ini luar biasa dan saya sangat bangga. Sekarang, saya tidak ingin menetapkan target apa pun, saya ingin mencoba tampil baik, menjalani satu balapan demi satu balapan, terutama di awal, dan melakukan pekerjaan sebaik mungkin."
Dengan dukungan penuh dari Ducati Corse dan Aruba, Bulega siap menulis babak baru dalam kariernya. Kombinasi antara kedekatan emosional dengan VR46 dan dukungan teknis dari pabrikan Italia itu bisa menjadi fondasi kuat bagi debutnya di kelas premier.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!