George Russell langsung memberi sinyal bahaya di sesi latihan bebas F1 GP Spanyol 2026. Pembalap Mercedes itu mencatatkan long run tercepat dengan bahan bakar melimpah, unggul 0,13 detik per lap atas Max Verstappen dari Red Bull. Sementara Kimi Antonelli, pemimpin klasemen, harus puas ketiga dengan defisit 0,55 detik per lap.
Di sirkuit Madring yang baru pertama kali menggelar balapan, Mercedes tampil menggila. Mereka menguasai kedua sesi latihan bebas Jumat dan menunjukkan pace balapan yang sulit ditandingi. Ferrari dan McLaren? Mereka justru tertinggal jauh. Kedua mobil Ferrari sekitar sembilan persepuluh detik per lap lebih lambat, sementara Oscar Piastri bahkan tertinggal 1,51 detik per lap. Lando Norris tidak bisa menyelesaikan long run karena masalah teknis.

Melihat kembali balapan di Italia pekan lalu, Mercedes memang punya kebiasaan menahan diri di hari Jumat. Saat itu, mereka masih sejajar dengan Ferrari dalam long run, sementara McLaren hanya terpaut dua persepuluh detik. Namun pada hari balapan, Silver Arrows tiba-tiba menjadi delapan persepuluh detik per lap lebih cepat dari keduanya. Pola ini bisa jadi pertanda buruk bagi rival. Tapi hati-hati, trek di Madrid masih baru, dan perubahan setup besar kemungkinan terjadi pada Sabtu.

Dalam satu lap, persaingan sebenarnya lebih ketat. Jika waktu sektor terbaik masing-masing pembalap digabungkan, Charles Leclerc dari Ferrari seharusnya bisa mencetak lap tercepat dengan 1:33.478. Dari enam pembalap teratas, hanya Arvid Lindblad yang mampu menggabungkan semua waktu sektor terbaiknya dalam satu lap utuh. Artinya, kecepatan satu lap masih bisa diadu.
Lalu, dari mana keunggulan Mercedes di long run? Jawabannya ada di sektor terakhir. Mercedes sudah mencatat waktu tercepat di sektor tiga saat simulasi kualifikasi, dan dengan bahan bakar penuh, keunggulan itu makin membengkak. Data telemetri menunjukkan Mercedes menggunakan daya baterai lebih sedikit di sektor pertama, namun tetap hanya sedikit lebih lambat dari rival. Di sektor akhir, Mercedes punya keunggulan kecepatan puncak yang jelas, yang tampaknya sangat menguntungkan dalam pemetaan long run.
Dengan performa ini, Mercedes sepertinya belum menunjukkan seluruh potensinya. Jika mereka kembali tampil superior di kualifikasi dan balapan, GP Spanyol bisa menjadi panggung pembalasan setelah hasil kurang memuaskan di Italia. Verstappen dan Red Bull harus waspada, begitu juga Ferrari dan McLaren yang perlu segera menemukan solusi.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!