SPONSORED

McLaren Gagal Maksimal di Monza, Strategi Kualifikasi Jadi Biang Keladi

Notifikasi
Ujang Suryana
Ujang Suryana
0
McLaren Gagal Maksimal di Monza, Strategi Kualifikasi Jadi Biang Keladi
TO NEWS OVERVIEW
McLaren Gagal Maksimal di Monza, Strategi Kualifikasi Jadi Biang Keladi

McLaren datang ke Monza dengan status tim terpanas setelah dua kemenangan beruntun. Namun, kualifikasi GP Italia F1 justru berakhir dengan kekecewaan ganda: Oscar Piastri hanya ketiga dan Lando Norris tercecer di posisi kesembilan.

Padahal, di Q2, kedua mobil McLaren tampil meyakinkan dengan menempati posisi kedua dan ketiga di belakang Kimi Antonelli. Sirkuit berkecepatan tinggi ini memang bukan favorit McLaren, tetapi tanda-tanda kebangkitan sempat terlihat jelas sebelum semuanya buyar di sesi penentu.

Blunder Eksekusi di Momen Krusial

Andrea Stella, bos tim McLaren, blak-blakan mengakui bahwa hasil ini murni karena eksekusi yang buruk, bukan karena kurangnya performa mobil. Ia menyoroti manajemen baterai yang bermasalah di percobaan terakhir serta insiden lock-up yang dialami Piastri di Tikungan 1.

Jeremy Clarkson Promises Hawkstone Beer to Alpine if Gasly Wins Monza
Read AlsoJeremy Clarkson Promises Hawkstone Beer to Alpine if Gasly Wins Monza

Stella juga menjelaskan bahwa posisi garasi McLaren di ujung pitlane memaksa mereka keluar lebih awal untuk menghindari kemacetan. Keputusan itu, meski logis, justru membuat mereka kehilangan kesempatan mendapatkan slipstream optimal dari mobil lain.

ADVERTISEMENT

Monza Jadi Cermin Kelemahan

Menariknya, Stella enggan menyebut posisi garasi sebagai alasan. Ia lebih memilih melihat Monza sebagai ujian sebenarnya untuk mengukur sejauh mana kemajuan mobil MCL40 di lintasan dengan karakter berbeda.

Hasil ini menjadi sinyal bahwa McLaren masih punya pekerjaan rumah besar, terutama dalam hal eksekusi strategi kualifikasi. Padahal, di atas kertas, potensi untuk merebut pole position sangat terbuka lebar. Kegagalan ini bisa menjadi pelajaran berharga menjelang seri-seri berikutnya yang tak kalah menuntut.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

RECOMMENDED FOR YOU