Advertisement Sportrik
15s

Max Verstappen Peringatkan Risiko Start F1 dengan Baterai Kosong

Max Verstappen Peringatkan Risiko Start F1 dengan Baterai Kosong
© Red Bull Content Pool

Formula 1, Sportrik Media - Max Verstappen mengungkapkan bahwa dirinya sedang berdiskusi dengan FIA untuk mengatasi masalah keselamatan serius dalam start balapan Formula 1, setelah beberapa mobil memulai lomba dengan baterai hampir kosong pada pembuka musim GP Australia 2026.

Situasi tersebut menjadi perhatian setelah sejumlah pembalap mengambil posisi di grid dengan tingkat energi baterai yang sangat rendah. Kondisi itu berdampak langsung pada akselerasi saat lampu start padam, menciptakan perbedaan kecepatan signifikan antar mobil di fase awal balapan.

Insiden paling mencolok terjadi ketika Liam Lawson mengalami start sangat lambat sehingga hampir tertabrak oleh Franco Colapinto. Pembalap asal Argentina itu berhasil menghindari tabrakan besar dengan mobil Red Bull Racing di belakangnya meski mendekat dengan kecepatan tinggi.

Liam Lawson Admits He Expected Huge Crash at Australian GP Start
Read AlsoLiam Lawson Admits He Expected Huge Crash at Australian GP Start

Verstappen sendiri merupakan salah satu pembalap yang memulai balapan tanpa cadangan energi baterai yang cukup. Juara dunia empat kali itu harus start dari posisi ke-20 setelah mengalami kecelakaan mengejutkan pada sesi kualifikasi di Melbourne.

ADVERTISEMENT

“Ada beberapa solusi sederhana, tetapi harus diizinkan oleh FIA terkait sistem baterai. Memulai balapan dengan baterai 0% bukan sesuatu yang menyenangkan dan juga cukup berbahaya,” kata Verstappen kepada media pada akhir pekan GP China.

“Kami hampir mengalami kecelakaan besar saat start di Melbourne. Sebagian berkaitan dengan baterai, sebagian lagi bisa ditangani melalui sistem anti-stall, tetapi terlihat jelas ada perbedaan kecepatan besar karena banyak mobil tidak memiliki energi cukup. Ini sesuatu yang menurut saya bisa diperbaiki dengan cukup mudah.”

Pembalap Belanda tersebut juga mengonfirmasi bahwa diskusi dengan FIA tidak hanya berkaitan dengan isu start, tetapi juga pengembangan regulasi teknis yang lebih luas. Meski sebelumnya sempat mengkritik arah regulasi power unit modern Formula 1, Verstappen menegaskan bahwa ia berharap adanya perbaikan teknis yang bisa diterapkan secepat musim mendatang.

ADVERTISEMENT

Dengan kalender musim 2026 yang masih panjang, isu manajemen energi pada sistem hybrid diperkirakan akan menjadi perhatian teknis penting bagi tim dan regulator. Diskusi antara pembalap, tim, dan FIA diperkirakan akan terus berlanjut menjelang seri berikutnya di GP China.

Sumber: RacingNews365, pernyataan resmi media day GP China

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU