Advertisement Sportrik
15s

Max Verstappen Hadapi Masalah Fundamental Red Bull di China

Max Verstappen Hadapi Masalah Fundamental Red Bull di China
© XPBimages

Formula 1, Sportrik Media - Max Verstappen menghadapi masalah mendasar pada mobil Red Bull Racing selama rangkaian sesi Jumat Grand Prix China 2026 di Shanghai. Juara dunia empat kali itu hanya mampu menempati posisi kedelapan pada latihan bebas dan hasil yang sama pada Sprint Qualifying.

Sepanjang sesi di Sirkuit Internasional Shanghai, Verstappen beberapa kali menyampaikan keluhan melalui radio tim terkait keseimbangan mobil serta masalah pada perpindahan gigi saat downshift. Permasalahan tersebut dinilai memengaruhi stabilitas mobil dan membuatnya kesulitan memaksimalkan performa pada satu putaran.

Mantan ahli strategi Formula 1, Bernie Collins, menjelaskan bahwa komunikasi antara Verstappen dan tim menunjukkan adanya masalah yang lebih serius dari sekadar penyesuaian set-up biasa.

Pierre Gasly Incident Triggers Alpine Fine at China Sprint 2026
Read AlsoPierre Gasly Incident Triggers Alpine Fine at China Sprint 2026

“Dia benar-benar tidak puas sepanjang sesi tersebut dan terus mengeluhkan masalah pada downshift, sesuatu yang sebelumnya juga pernah kami dengar dari Max,” kata Collins kepada Sky Sports F1.

ADVERTISEMENT

“Namun kali ini tampaknya ada lebih banyak masalah mendasar pada mobil itu.”

Collins menambahkan bahwa Verstappen bahkan meminta tim untuk meninjau seluruh aspek mobil setelah kesulitan menemukan solusi selama sesi kualifikasi sprint.

“Pada satu titik dia hanya berkata, ‘periksa semuanya’. Ketika keluar untuk out lap di SQ3, dia juga bertanya apakah ada sesuatu yang bisa dia lakukan secara berbeda untuk memperbaiki situasi,” jelas Collins.

ADVERTISEMENT

“Jawaban dari tim adalah tidak, karena masalahnya bersifat fundamental pada mobil.”

Kondisi tersebut membuat Verstappen harus memulai sprint race dari barisan tengah sambil berusaha tetap mengumpulkan poin untuk klasemen kejuaraan. Situasi ini juga menunjukkan bahwa Red Bull masih menghadapi tantangan teknis yang signifikan pada awal akhir pekan balapan di Shanghai.

Juara dunia Formula 1 1997, Jacques Villeneuve, menilai bahwa kesulitan Verstappen kemungkinan berkaitan dengan kurangnya grip yang memengaruhi proses pemulihan energi pada mobil.

ADVERTISEMENT

“Dia mengatakan mobilnya kekurangan grip dan itu memicu masalah lain,” ujar Villeneuve.

“Ketika Anda sedang melakukan harvesting energi, mobil harus stabil. Jika mobil sedikit tergelincir, Anda harus mengangkat pedal gas lalu kembali menekan gas, dan itu tidak baik untuk sistem energi.”

Hasil Sprint Qualifying ini menjadi tantangan tambahan bagi Max Verstappen dan Red Bull Racing menjelang sprint race dan balapan utama Grand Prix China 2026. Dengan rival seperti Mercedes dan Ferrari tampil kompetitif di Shanghai, tim kini menghadapi tekanan untuk menemukan solusi teknis dalam waktu singkat.

ADVERTISEMENT

Discussion (0)

Join the Discussion!

Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.

Fast, secure, and hassle-free login.

Latest Comments

No comments yet. Be the first!

Live Commentary / Indonesia Live Coverage

LIVE NOW

WRC 2026, Analisis & Rumor Hangat

WATCH LIVE
RECOMMENDED FOR YOU