MotoGP, Sportrik Media - Marc Marquez mengonfirmasi absen dari tes pasca-balapan Valencia MotoGP pada 18 November 2025 akibat cedera bahu parah yang dialaminya sejak crash di Indonesian GP Oktober lalu. Selain itu, sang juara dunia 2025 ini yakin bahwa rider Ducati Lenovo lainnya, seperti Francesco Bagnaia dan Alex Marquez, mampu menangani pengembangan Desmosedici GP 2026 tanpa hambatan. Analisis lebih dalam menunjukkan bahwa meski rencana spesifik Ducati terganggu, roster tim yang kuat justru memperkuat posisi mereka menjelang musim depan.
Cedera Marquez bermula dari insiden lap pertama di Mandalika, di mana ia ditabrak Marco Bezzecchi, yang juga jatuh dan mendapat hukuman double long lap. Proses rehabilitasi panjang ini membuatnya melewatkan empat balapan terakhir musim 2025, termasuk race weekend Valencia 14-16 November. Namun, Marquez tetap hadir di sirkuit untuk menikmati atmosfer, meski tanpa mengendarai motor.

"Tentu saja, ini bukan cara terbaik untuk merayakan kejuaraan dan menutup musim: dengan cedera dan melewatkan empat balapan terakhir, plus tes Valencia," ungkap Marquez dalam wawancara dengan MotoGP.com di acara sponsor pribadinya, Estrella Galicia.
Ia menambahkan bahwa tim sudah merencanakan uji coba khusus untuk 2026, tapi absennya tak akan fatal berkat kontribusi rekan setim.
Marquez menyoroti kekuatan internal Ducati sebagai penopang utama.
"Kami punya rider bagus di Ducati, seperti Pecco Bagnaia dan Alex Marquez yang sedang dalam kondisi terbaik di antara rider Ducati. Mereka punya potensi cukup untuk mengembangkan motor, memilih arah yang tepat, dan kami akan punya kesempatan pertama mencoba hal baru di tes Malaysia," lanjutnya. Pandangan ini sejalan dengan komentar Davide Tardozzi, sporting director Ducati, yang menyebut absen Marquez sebagai "kerugian jelas" tapi tak mengubah fondasi pengembangan GP26. Selain itu, Estrella Galicia sebagai mitra Marquez turut mendukung proses pemulihannya, yang kini menunjukkan kemajuan positif dengan pelepasan sling pada 11 November.
Mengenai pemulihan, Marquez tampil optimis meski harus lebih sabar. Ia baru saja menjalani pemeriksaan dokter yang mengonfirmasi tulang dan ligamen bahunya membaik. "Saya semakin baik setiap hari. Seperti yang Anda lihat, hari ini adalah hari pertama dengan lengan bebas. Itu sangat penting, artinya kemarin pemeriksaan dokter menunjukkan tulang sudah terpasang baik, ligamen juga berjalan positif," katanya. Marquez menekankan pentingnya menghormati tubuhnya berdasarkan pengalaman masa lalu, sambil mempersiapkan musim dingin untuk comeback penuh di 2026. Ia juga mengonfirmasi sesi rehabilitasi terakhir pada Jumat pagi sebelum berangkat ke Valencia untuk gala perayaan Minggu malam.
Absen Marquez dari tes ini memang mengganggu rencana awal Ducati, tapi justru memberi ruang bagi rider muda seperti Nicolo Bulega untuk berkontribusi, termasuk uji coba ban Pirelli baru pasca-Valencia. Dampaknya, Ducati tetap unggul dalam pengembangan, dengan Bagnaia sebagai andalan utama setelah finis kedua di klasemen 2025. Analisis menunjukkan bahwa transisi ini bisa memperkaya data tim, mengingat Alex Marquez yang sedang on-fire.
Penutup musim 2025 bagi Marquez berubah menjadi momen refleksi, tapi prospek 2026 tetap cerah berkat kedalaman skuad Ducati. Dengan tes Sepang Februari sebagai debutnya, sang juara siap kembali dominan. Sportrik Media akan pantau perkembangan rehabilitasi dan strategi tim. Kunjungi sportrik.com untuk analisis mendalam.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!