Lewis Hamilton semakin yakin terhadap arah proyek Ferrari setelah melewati 18 bulan pertamanya bersama tim Italia tersebut. Menjelang British Grand Prix 2026, juara dunia tujuh kali itu berada di posisi ketiga klasemen pembalap setelah menunjukkan peningkatan besar dibandingkan musim debutnya.
Hamilton tiba di Silverstone Circuit setelah rangkaian tiga podium beruntun berakhir pada Grand Prix Austria. Meski tidak kembali naik podium, performanya sepanjang delapan putaran pertama tetap memperlihatkan konsistensi yang jauh lebih kuat daripada musim 2025.
Pada tahun pertamanya bersama Ferrari, Hamilton jarang mampu menyamai kecepatan rekan setimnya, Charles Leclerc. Namun, perubahan regulasi power unit pada musim 2026 dan keterlibatannya dalam pengembangan SF-26 membantu pembalap Inggris tersebut tampil sebagai referensi performa utama Ferrari pada fase awal kejuaraan.

Hubungan kerja Hamilton dengan race engineer baru, Carlo Santi, juga berkembang dengan cepat. Koordinasi yang lebih kuat di sisi teknis membantu Ferrari menyesuaikan set-up, memahami kebutuhan Hamilton, dan memaksimalkan paket mobil dalam berbagai karakter lintasan.
“Tidak ada solusi ajaib dalam balapan. Semuanya merupakan kumpulan langkah kecil yang dibangun melalui kerja keras, komitmen, dan keyakinan selama berbulan-bulan dari semua orang yang terlibat,” kata Hamilton.
Menurut Hamilton, kemajuan Ferrari bukan hanya berasal dari perubahan teknis pada mobil. Ia menilai budaya kerja, kolaborasi antardepartemen, dan upaya berkelanjutan di Maranello telah memperkuat keyakinannya terhadap kemampuan tim untuk terus berkembang.
“Saya bangga terhadap tim ini dan perjalanan yang kami jalani bersama. Saya melihat sekelompok orang yang berkomitmen, bekerja keras, dan benar-benar kolaboratif. Hal itu memberi saya kepercayaan diri yang besar,” ujarnya.
Perjalanan Ferrari pada 2026 belum sepenuhnya stabil, tetapi posisi ketiga Hamilton dalam klasemen menunjukkan bahwa fondasi kompetitif SF-26 telah memberikan hasil nyata. Tantangan berikutnya adalah mempertahankan konsistensi dan mengoptimalkan setiap akhir pekan ketika persaingan di barisan depan semakin ketat.
British Grand Prix menjadi kesempatan penting bagi Hamilton untuk memperkuat momentum tersebut di depan pendukung tuan rumah. Setelah 18 bulan membangun hubungan dengan Ferrari, Silverstone akan menguji apakah peningkatan performa, koordinasi teknis, dan keyakinan internal tim dapat dikonversi menjadi hasil besar pada salah satu balapan terpenting musim 2026.



Discussion (0)
Join the Discussion!
Sign in easily to start commenting, replying, and interacting with other readers.
Latest Comments
No comments yet. Be the first!